5 Alasan Mengapa Kamu Mungkin Mengalami Sakit Perut Setelah Makan Buah

Buah Rendah Gula yang Enak
Sumber :
  • freepik.com

2. Konsumsi Serat Berlebihan

Deretan Makanan Superfood yang Baik Untuk Sarapan

Buah Berserat Tinggi untuk Ditambahkan ke Diet

Photo :
  • -

Serat memainkan peran penting dalam kesehatan pencernaan, membantu mengurangi sembelit, menjaga berat badan yang sehat, dan menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Buah-buahan seperti apel, pisang, mangga, jeruk, pir, raspberry, dan stroberi merupakan sumber serat yang baik. Meskipun merupakan bagian penting dari diet seimbang, mengonsumsi terlalu banyak serat terlalu cepat dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman seperti kembung, gas, dan kram.

10 Superfood yang Direkomendasikan Para Ahli untuk Dikonsumsi Setiap Pagi, Auto Berenergi!

Salah satu cara untuk mencegah sakit perut setelah mengonsumsi buah-buahan kaya serat lainnya adalah dengan secara bertahap meningkatkan asupan serat selama beberapa minggu.

Meningkatkan asupan serat secara perlahan memungkinkan sistem pencernaan Anda untuk lebih menyesuaikan diri dengan nutrisi tersebut. Ingatlah untuk juga minum banyak air, karena minum banyak air juga dapat membantu meminimalkan sakit perut dan efek samping lainnya. Usahakan untuk mengonsumsi sekitar 22 hingga 34 gram (g) serat per hari.

3. Intoleransi Makanan

Makanan dan Minuman Terbaik di Malam Hari untuk Menghindari Kenaikan Berat Badan

Alasan lain mengapa tubuh mungkin merasa tidak nyaman setelah makan buah adalah intoleransi makanan. Orang dengan intoleransi atau sensitivitas makanan mengalami kesulitan mencerna makanan atau zat kimia tertentu dalam makanan.

Misalnya, tubuh dapat bereaksi terhadap zat kimia yang disebut histamin, yang secara alami ditemukan dalam buah-buahan seperti pisang dan nanas.

Tanda-tanda intoleransi makanan meliputi: Diare, kembung, perut buncit, sakit kepala atau migrain, mual, sakit perut, nyeri ulu hati.

Dalam beberapa kasus, mengonsumsi buah itu sendiri bukanlah penyebabnya. Sebaliknya, mungkin itu adalah intoleransi terhadap gula dalam buah, seperti fruktosa.

4. Refluks Asam Lambung

Mengobati Sakit Maag dan Asam Lambung

Photo :
  • freepik.com

Jika Anda memiliki kondisi mendasar seperti refluks asam lambung, di mana asam lambung terus-menerus mengalir kembali ke kerongkongan, makanan dan minuman tertentu dapat memperburuk gejala Anda.

Orang dengan refluks asam lambung kronis, juga dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD), mungkin mengalami gejala-gejala berikut, terutama setelah mengonsumsi makanan asam, pedas, atau gorengan.

Sensasi umum yang terkait dengan mulas adalah sakit perut. Ini bisa menjadi faktor penyebab sakit perut akibat konsumsi buah-buahan.

Halaman Selanjutnya
img_title