Walimah Pernikahan dalam Islam

Menikah
Sumber :
  • instagram

Namun, kewajiban tersebut memiliki batasan. Apabila dalam walimah terdapat unsur kemungkaran, maka kewajiban menghadiri undangan menjadi gugur. Prinsip ini menunjukkan keseimbangan antara kewajiban sosial dan tanggung jawab moral.

6 Cara Ampuh Negosiasi ke Keluarga Mengadakan Intimate Wedding

Dengan demikian, hukum menghadiri walimah tidak bersifat mutlak, melainkan mempertimbangkan konteks dan substansi acara yang diselenggarakan.

Etika dan Batasan dalam Penyelenggaraan Walimah

Di Balik Prahara Nikah Siri: Inara Rusli di Ambang Boikot Publik

Menikah

Photo :
  • google image

Islam memberikan rambu-rambu etis dalam penyelenggaraan walimah. Walimah tidak boleh menjadi sarana pemborosan, pamer kemewahan, atau menimbulkan kesenjangan sosial. Prinsip kesederhanaan menjadi nilai utama dalam pelaksanaannya.

Dansa Terakhir di Gongjin: Kim Woo Bin dan Shin Min Ah Rayakan Pernikahan dengan Romansa Cha-Cha-Cha

Rasulullah SAW mencontohkan walimah yang sederhana namun penuh makna. Perbedaan bentuk walimah yang dilakukan beliau menunjukkan bahwa syariat memberikan ruang fleksibilitas sesuai kemampuan.

Etika ini menegaskan bahwa nilai walimah tidak terletak pada kemegahan, melainkan pada niat, keberkahan, dan manfaat sosial yang dihasilkannya.

 Relevansi Walimah dalam Hukum dan Masyarakat Modern

Dalam konteks hukum nasional, walimah tidak diatur secara eksplisit, namun keberadaannya diakui sebagai bagian dari adat dan praktik keagamaan. Walimah berfungsi melengkapi aspek sosial dari perkawinan yang sah secara hukum.

Di tengah masyarakat modern, walimah tetap relevan sebagai sarana menjaga nilai kebersamaan dan keterbukaan. Namun, pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan prinsip keadilan, kesederhanaan, dan kepatutan.

Dengan memahami walimah secara proporsional, masyarakat dapat mengembalikan makna walimah sebagai ibadah sosial yang memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.