Di Balik Prahara Nikah Siri: Inara Rusli di Ambang Boikot Publik
- youtube
Olret – Kehidupan Inara Rusli kini berada di titik nadir. Keputusannya untuk masuk ke dalam pusaran pernikahan siri dengan Insanul Fahmi tidak hanya berujung pada ancaman pidana, tetapi juga keruntuhan karier yang ia bangun dengan susah payah.
Penolakan upaya damai oleh istri sah, Wardainamawa (Mawa), kini membawa Inara selangkah lebih dekat dengan hukum yang sedang dia hadap.
Kegagalan Restorative Justice: Menuju Meja Hijau
Inara Rusli
- instagram.com/@mommy_starla
Meski pihak Inara dan Insanul telah mengupayakan langkah restorative justice (RJ), pintu maaf nampaknya masih tertutup rapat. Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses hukum akan terus bergulir mengingat unsur pidana dalam laporan Mawa telah terpenuhi.
"Setelah RJ ditolak, penyidik akan melanjutkan ke proses selanjutnya, yaitu gelar perkara untuk meningkatkan status penanganan perkara dari penyelidikan ke penyidikan," ujar salah satu narasumber hukum dalam tayangan Youtube Starpro Indonesia.
Naiknya status ke penyidikan menjadi sinyal kuat bahwa penetapan tersangka hanya tinggal menunggu waktu. Menanggapi hal ini, Inara tampak pasrah namun tetap menghormati aturan main hukum di Indonesia.
"Aku ikutin aja proses hukumnya. Mau gimanapun aku tetap hargain hukum ini," ungkap Inara dengan nada tenang.
Kehancuran Ekonomi: 90% Kontrak Melayang?
Inara Rusli
- Instagram @mommy_starla
Dampak dari polemik ini tidak hanya terasa di meja penyidik. Sentimen negatif publik mengakibatkan boikot besar-besaran terhadap Inara. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Inara diperkirakan telah kehilangan hampir seluruh sumber penghasilannya.
Pembatalan Kontrak: Sebanyak 90% pekerjaan Inara dilaporkan hilang.
Boikot Televisi: Beberapa stasiun televisi membatalkan rencana kehadiran Inara sebagai bintang tamu akibat tekanan dari netizen.
Kerugian Finansial: Kerugian materiil dipastikan mencapai angka yang signifikan karena banyaknya kontrak yang diputus secara sepihak.
Pihak manajemen menyebutkan bahwa saat ini hampir semua pekerjaan tertunda atau dibatalkan sembari menunggu kepastian hukum dari kasus ini.
Suara Hati Sang Istri Sah
Di sisi lain, Wardainamawa menegaskan bahwa langkah hukum yang ia ambil bukan merupakan bentuk balas dendam atau kebencian personal. Baginya, ini adalah upaya untuk mempertahankan harga diri dan mencari keadilan atas pengkhianatan yang ia alami.