Tips Hilangkan Overthinking di Malam Hari Sebelum Tidur

Tidur Telungkup
Sumber :
  • freepik.com

OlretMalam hari seharusnya menjadi waktu istirahat, tapi justru sering berubah jadi arena pikiran yang tidak berhenti berlari. Lampu sudah dimatikan, tubuh lelah, tapi otak malah sibuk memutar ulang kejadian seharian, memikirkan hal-hal yang belum terjadi, bahkan menciptakan skenario terburuk.

Rekomendasi 7 Kegiatan Me Time Yang Menyenangkan dan Menenangkan

Overthinking sebelum tidur bukan hanya mengganggu kualitas istirahat, tapi juga bisa memengaruhi suasana hati keesokan harinya. Kabar baiknya, kebiasaan ini bisa dikurangi dengan langkah-langkah sederhana.

Kenali Pemicu Overthinking Sebelum Tidur

Tips Ibadah Puasa Nyaman dan Aman buat Penderita GERD

Overthinking di malam hari biasanya muncul karena pikiran akhirnya punya “waktu kosong”. Sepanjang hari sibuk bekerja atau beraktivitas, lalu saat suasana tenang, pikiran mulai menuntut perhatian.

Stres, kelelahan emosional, rasa bersalah, atau kecemasan tentang masa depan sering menjadi pemicunya. Dengan mengenali penyebabnya, kamu bisa lebih mudah mencari cara yang tepat untuk menenangkan diri.

7 Alasan Pinjol Nggak Worth It Buat Gen Z, Jangan Sampai Nyesel Belakangan

Batasi Paparan Layar Sebelum Tidur

Cahaya dari ponsel dan laptop bisa membuat otak tetap siaga. Selain itu, konten yang dikonsumsi sebelum tidur, seperti berita negatif atau media sosial, sering memicu perbandingan diri dan kecemasan. Usahakan berhenti menggunakan gawai setidaknya 30–60 menit sebelum tidur agar pikiran punya waktu untuk melambat.

Tulis Pikiran yang Mengganggu

Menuliskan isi kepala sebelum tidur adalah cara sederhana namun efektif. Kamu bisa menulis kekhawatiran, rencana esok hari, atau hal-hal yang membuat cemas. Dengan menuangkannya ke atas kertas, otak merasa “didengar” dan tidak perlu terus mengulanginya. Teknik ini membantu pikiran lebih lega dan siap beristirahat.

Latihan Pernapasan dan Relaksasi

Napas yang dangkal sering membuat tubuh tetap tegang. Cobalah menarik napas perlahan melalui hidung, tahan sejenak, lalu hembuskan perlahan lewat mulut. Ulangi beberapa kali. Teknik pernapasan ini membantu menurunkan detak jantung dan memberi sinyal pada tubuh bahwa saatnya untuk tenang.

Alihkan Pikiran dengan Rutinitas Menenangkan

Daripada membiarkan pikiran berkelana, isi waktu sebelum tidur dengan aktivitas yang menenangkan. Membaca buku ringan, mendengarkan musik lembut, atau melakukan peregangan ringan bisa membantu mengalihkan fokus dari pikiran yang berlebihan. Rutinitas yang konsisten akan memberi sinyal pada otak bahwa ini adalah waktu untuk beristirahat.

Halaman Selanjutnya
img_title