Apakah Makan Nasi Bikin Ngantuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya
- sanook
Apakah Ini Berbahaya?
Rasa kantuk setelah makan nasi umumnya normal dan bagian dari proses tubuh memproses nutrisi. Namun, kalau kantuk terasa berlebihan atau selalu muncul bahkan setelah porsi kecil, ada baiknya waspada. Bisa jadi itu tanda masalah seperti resistensi insulin atau hipoglikemia reaktif.
Jika kamu sering merasa sangat mengantuk, disertai gejala lain seperti pusing, keringat dingin, atau detak jantung cepat, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Cara Menghindari Kantuk Berat Setelah Makan Nasi
Kalau kamu mau tetap segar setelah makan, ada beberapa trik yang bisa dicoba:
Pilih nasi dengan GI lebih rendah
Seperti nasi merah, nasi cokelat, atau campuran nasi dengan biji-bijian.
Batasi porsi nasi
Jangan sampai setengah piring penuh. Sisakan ruang untuk sayur dan protein.
Kombinasikan dengan serat dan protein
Lauk tinggi protein seperti ikan, ayam, atau telur, plus sayuran, bisa memperlambat lonjakan gula darah.
Bergerak ringan setelah makan
jalan kaki sebentar membantu pencernaan dan menjaga energi tetap stabil.
Atur jam makan
hindari makan porsi besar terlalu dekat dengan jam kerja atau waktu yang membutuhkan fokus.
Makan nasi memang bisa bikin ngantuk, tapi penyebabnya bukan si nasi itu sendiri yang “menghipnotis”, melainkan reaksi tubuh terhadap lonjakan gula darah dan perubahan hormon setelah mengonsumsi karbohidrat. Efek ini normal, tapi bisa diminimalkan dengan porsi yang tepat, pemilihan jenis nasi, dan kombinasi makanan yang seimbang.
Jadi, kalau setelah makan nasi siang kamu tiba-tiba merasa ingin tidur, itu tandanya tubuh sedang bekerja keras memproses energi. Tinggal kamu yang harus pintar mengatur strategi makan biar tetap produktif.