Terjaga Jam 3 Pagi? Lakukan 5 Langkah Ini Agar Anda Tidak Lelah Saat Bangun Nanti

Mengapa Saya Tidur Dengan Mata Terbuka
Sumber :
  • vnexpress.net

Olret – Terbangun pukul 3 pagi memang membuat banyak orang gelisah, karena dianggap sebagai jam sial. Apa yang terjadi di tubuh Anda, dan bagaimana Anda bisa kembali tidur?

5 Gejala Gonore pada Pria: Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda gelisah dan bolak-balik di tempat tidur pukul 3 pagi, tidak bisa kembali tidur? Puluhan juta orang dewasa mengalami insomnia dengan berbagai gejala.

Di antara gejala-gejala tersebut, terbangun di tengah malam dan kesulitan untuk kembali tidur adalah gejala yang paling umum. Studi menunjukkan bahwa satu dari lima orang dewasa di AS dan Eropa mengalami hal ini.

Terbangun di tengah malam seperti ini terjadi pada semua usia. Kondisi ini lebih sering diamati pada wanita dan meningkat seiring bertambahnya usia, memengaruhi sekitar seperempat orang berusia 65 tahun ke atas.

Cek Sekarang! 5 Ciri Ginjal Berfungsi Normal yang Wajib Diketahui Pria

Namun, hal ini masih terjadi pada remaja dan lansia. Menurut pakar tidur Michael Breus, ini adalah masalah yang paling sering ditanyakan kepadanya selama lebih dari 20 tahun praktiknya.

Mengapa Anda sering terbangun pukul 3 pagi?

6 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Merusak Kualitas Sperma Pria

Kebiasaan Malam Hari yang Meningkatkan Risiko Stroke Saat Tidur

Photo :
  • Gemini Ai

Banyak orang merasa cemas ketika terbangun pukul 3 pagi karena mereka percaya itu adalah jam sial, waktu di mana banyak orang percaya kekuatan gaib paling aktif.

Pada kenyataannya, terbangun pukul 3 pagi bukanlah hal yang aneh. Ini terjadi karena suhu tubuh manusia beroperasi sesuai dengan ritme sirkadian.

Suhu tubuh secara bertahap meningkat di siang hari dan menurun di malam hari. Sekitar pukul 10 malam, ketika suhu mulai turun, otak menerima sinyal untuk melepaskan melatonin, mempersiapkan tubuh untuk tidur.

Kemudian, suhu terus turun dan kemudian naik lagi antara pukul 1 dan 3 pagi, menyebabkan tubuh memasuki fase tidur yang lebih ringan dan memudahkan untuk bangun.

Sebagian besar orang akan kembali tertidur tanpa menyadarinya. Namun, sekitar 10 hingga 15% gagal melakukannya. Mereka mulai memperhatikan waktu, pikiran mereka mengembara, dan mereka menjadi cemas.

Beberapa orang mulai menggulir layar ponsel mereka atau bangun dari tempat tidur, menyebabkan detak jantung mereka meningkat dan mengaktifkan sistem saraf simpatik, yang terlibat dalam respons stres. Hal ini membuat lebih sulit untuk kembali tertidur.

Halaman Selanjutnya
img_title