Tips Berbuka Puasa Tanpa Bikin Gula Darah Naik Turun
- freepik
Hindari “Kalap” di 10 Menit Pertama
Karena lapar seharian, sering kali kita makan terlalu cepat dan terlalu banyak. Padahal, otak butuh waktu sekitar 15–20 menit untuk menerima sinyal kenyang.
Coba atur ritme makan. Mulai dengan takjil ringan, beri jeda sejenak untuk shalat maghrib, lalu lanjut makan utama. Pola ini membantu tubuh beradaptasi dan mencegah lonjakan gula darah sekaligus kekenyangan berlebihan.
Perhatikan Minuman Manis
Minuman adalah sumber gula tersembunyi yang sering tidak disadari. Es teh manis, sirup, minuman kemasan, atau minuman kekinian bisa mengandung gula dalam jumlah tinggi.
Lebih baik utamakan air putih. Jika ingin rasa manis, pilih jus buah tanpa tambahan gula atau infused water. Ingat, cairan manis diserap lebih cepat dibandingkan makanan padat, sehingga lebih berpotensi menaikkan gula darah secara tiba-tiba.
Tetap Aktif Setelah Berbuka
Aktivitas ringan seperti berjalan santai setelah makan dapat membantu tubuh mengatur kadar gula darah. Tidak perlu olahraga berat, cukup gerakan ringan agar metabolisme tetap bekerja dengan baik.
Berbuka puasa bukan soal menahan diri terus-menerus, tapi soal mengatur pola makan dengan bijak. Dengan memilih makanan yang tepat, mengontrol porsi, dan menjaga keseimbangan nutrisi, kamu bisa tetap menikmati momen berbuka tanpa khawatir gula darah melonjak. Tubuh tetap bertenaga, ibadah pun makin nyaman sampai waktu sahur tiba.