Jejak Kekuasaan Islam di Spanyol: Dari Penaklukan hingga Warisan Peradaban Dunia

PK. Kenegaraan Islam
Sumber :
  • https://cdn.alkhairtravel.id/2025/09/02080723/3purecwq47i-1536x1018.jpg

Olret – Kemunduran dunia Islam pada akhir periode klasik sering dipandang sebagai awal dominasi Eropa. Namun sejarah menunjukkan bahwa kebangkitan Eropa justru bertumpu pada warisan intelektual Islam, khususnya yang berkembang di Spanyol atau Andalusia.

Real Madrid Langsung Memiliki Pengganti Untuk Xabi Alonso

Wilayah ini menjadi titik temu antara dunia Islam dan Barat, tempat ilmu pengetahuan, filsafat, dan sistem pemerintahan Islam diserap secara intensif oleh masyarakat Eropa.

Keberadaan Islam di Spanyol tidak hanya melahirkan kekuasaan politik, tetapi juga membangun peradaban yang maju dan kosmopolitan. Perguruan tinggi, perpustakaan, serta pusat-pusat penerjemahan menjadikan Andalusia sebagai jembatan utama transformasi ilmu pengetahuan.

Analisis Pakar: Mengapa Gyokeres Tampak Tidak Sinkron di Antara Para Pemain Sayap Bintang Arsenal?

Dari sinilah Eropa mulai mengenal tradisi ilmiah rasional yang kelak mendorong lahirnya Renaisans.

Masuknya Islam dan Awal Pembentukan Kekuasaan di Spanyol

Partisipasi Politik Muslim di Negara Non-Muslim

Masuknya Islam ke Spanyol bermula pada awal abad ke-8 M pada masa Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik dari Dinasti Umayyah. Penaklukan ini diawali dari Afrika Utara yang telah dikuasai umat Islam, kemudian dilanjutkan dengan ekspedisi militer yang dipimpin oleh Thariq bin Ziyad atas perintah Musa bin Nushair.

Keberhasilan mengalahkan Raja Roderick menjadi titik awal runtuhnya kekuasaan Visigoth dan terbukanya jalan bagi Islam untuk menguasai wilayah Spanyol.

Setelah penaklukan awal, kota-kota penting seperti Cordova, Toledo, dan Granada berada di bawah kendali pemerintahan Islam. Wilayah Spanyol kemudian berkembang menjadi pusat kekuasaan Islam di Barat.

Dalam waktu relatif singkat, Islam tidak hanya menegakkan kekuasaan politik, tetapi juga memperkenalkan sistem administrasi, hukum, dan budaya yang lebih teratur dibandingkan kondisi sebelumnya.

Dinamika Pemerintahan dan Fragmentasi Politik Andalusia

Perjalanan kekuasaan Islam di Spanyol berlangsung selama lebih dari tujuh abad dan terbagi ke dalam beberapa periode pemerintahan. Pada masa awal, Spanyol diperintah oleh para wali yang diangkat oleh Khalifah Umayyah di Damaskus.

Periode ini ditandai dengan instabilitas politik akibat konflik internal, perbedaan etnis, serta lemahnya otoritas pusat dalam mengendalikan wilayah yang jauh dari pusat kekhalifahan.

Stabilitas mulai terbentuk ketika Abdurrahman Al-Dakhil mendirikan Dinasti Umayyah Andalusia yang independen. Puncak kejayaan dicapai pada masa kekhalifahan Abdurrahman III dan Al-Hakam II.

Halaman Selanjutnya
img_title