Islamisasi dan Dinamika Kekuasaan Islam di Afrika Utara: Dinasti Idrisiyah dan Rustamiyah
- https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/muslimah-di-ghana-_130109195600-841.jpg
Olret – Afrika kerap dipersepsikan sebagai wilayah dengan struktur masyarakat kesukuan yang keras dan sulit menerima perubahan. Namun sejarah justru mencatat bahwa Islam berkembang secara relatif damai dan mengakar kuat di Afrika, khususnya di wilayah Afrika Utara dan sub-Sahara.
Islamisasi di kawasan ini tidak semata digerakkan oleh ekspansi politik, tetapi juga melalui dakwah, perdagangan, dan integrasi sosial yang berkelanjutan sejak masa Nabi Muhammad saw, terutama melalui peristiwa hijrah ke Habasyah.
Perkembangan Islam di Afrika Utara kemudian melahirkan entitas politik Islam yang mandiri dan berdaulat, di antaranya Dinasti Idrisiyah dan Dinasti Rustamiyah. Kedua dinasti ini menjadi contoh penting bagaimana kekuasaan Islam tumbuh di luar pusat kekhalifahan Baghdad, dengan corak ketatanegaraan, hukum, dan sosial yang khas.
Dalam perspektif hukum populer, dinamika ini memperlihatkan bagaimana agama, kekuasaan, dan masyarakat berinteraksi dalam membentuk sistem pemerintahan regional Islam.
Proses Islamisasi Afrika Utara dan Sub-Sahara
PK. Kenegaraan Islam
- https://4.bp.blogspot.com/-hG1vYLB-oa8/Vchu-ITspMI/AAAAAAAAAE8/2rMcBanaFIY/s1600/persia.jpg
Islamisasi Afrika dimulai sejak periode awal Islam dan berlangsung secara bertahap melalui jalur Afrika Utara. Proses ini tidak selalu dibarengi penaklukan bersenjata, melainkan banyak berlangsung melalui relasi dagang dan dakwah yang menyesuaikan dengan struktur sosial setempat.
Para pedagang Muslim menjadi agen penting dalam memperkenalkan Islam kepada masyarakat Afrika, khususnya di wilayah sub-Sahara. Kesamaan pola Islamisasi Afrika sub-Sahara dengan Nusantara menunjukkan bahwa Islam memiliki kemampuan adaptif yang tinggi.
Nilai-nilai Islam diperkenalkan tanpa menghapus identitas lokal, sehingga dapat diterima sebagai sistem keyakinan sekaligus tata nilai sosial. Dalam jangka panjang, proses ini membentuk fondasi masyarakat Muslim Afrika yang relatif stabil dan berdaya secara politik.
Lahirnya Dinasti Idrisiyah di Maghrib al-Aqsha
Dinasti Idrisiyah merupakan dinasti Islam pertama yang berdiri di wilayah Maghrib al-Aqsha atau Maroko. Didirikan oleh Idris bin Abdullah pada akhir abad ke-8, dinasti ini lahir dari pergulatan politik antara kekuatan Syiah dan Abbasiyah.
Kekalahan kelompok Alawiyah dalam peristiwa Fakh memaksa Idris hijrah ke Afrika Utara dan membangun basis kekuasaan baru dengan dukungan kabilah Barbar. Keberhasilan Idrisiyah bertahan relatif lama menunjukkan kuatnya legitimasi sosial yang dimiliki dinasti ini.