6 Kebiasaan Sarapan yang Tidak Sehat
- freepik.com
Olret – Makan terburu-buru, minum banyak jus buah, dan melewatkan protein dan serat dapat berdampak negatif pada metabolisme dan kesehatan usus.
Banyak orang mengira sudah memulai hari dengan benar, padahal tanpa disadari ada beberapa kesalahan fatal yang dilakukan saat sarapan. Berikut adalah daftarnya:
1. Minum kopi saat perut kosong
Menu sarapan dengan roti dan kopi
- Pexels/Valeria Boltneva
Minum kopi di pagi hari saat perut kosong membantu tubuh terbangun, tetapi juga meningkatkan jumlah asam di lambung, mengiritasi lapisan lambung dan menyebabkan mulas, kembung, dan refluks asam.
Seiring waktu, ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan usus dan memengaruhi pencernaan. Untuk mengurangi bahayanya, Anda sebaiknya makan kacang-kacangan, roti, atau makanan bertepung sebelum minum kopi.
2. Mengonsumsi Sereal Manis
Banyak sereal sarapan mengandung gula rafinasi yang berbahaya bagi usus, menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, peradangan, ketidakseimbangan bakteri baik, dan kembung.
Menggantinya dengan biji-bijian utuh seperti roti panggang gandum utuh atau oatmeal membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes serta meningkatkan kesehatan pencernaan.
3. Makan terlalu cepat
Makan terlalu cepat menyebabkan tubuh memproduksi lebih sedikit enzim pencernaan, sehingga makanan lebih sulit dicerna dan mengurangi penyerapan nutrisi. Kebiasaan jangka panjang ini berdampak negatif pada kesehatan. Sebaiknya duduk dan mengunyah perlahan agar tubuh dapat rileks dan meningkatkan pencernaan.
4. Tidak minum air setelah bangun tidur
Setelah tidur semalaman, tubuh sedikit mengalami dehidrasi, artinya usus membutuhkan air untuk memulai proses pencernaan. Minum segelas air hangat setelah bangun tidur membantu menyegarkan, membantu pencernaan, dan memberi energi pada tubuh.
5. Minum banyak jus
Jus Buah
- sanook
Jus buah kaya akan fruktosa tetapi kekurangan serat, menyebabkan gula darah melonjak dan membuat Anda merasa lebih cepat lapar. Kekurangan serat memperlambat pencernaan, dan gula berfermentasi di usus, menyebabkan kembung.
Lebih baik makan buah utuh daripada minum jus atau smoothie untuk menjaga kesehatan pencernaan dan menstabilkan gula darah.
6. Melewatkan Protein dan Serat
Sarapan bergizi dapat menjaga tingkat energi yang positif. Kekurangan protein atau serat dapat dengan mudah menyebabkan kelelahan saat makan siang, karena protein mengatur gula darah, sementara serat membantu pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang.