Benarkah Baca Buku Bikin Cepat Lupa? Ini Fakta Sebenarnya
- Pexels/Antoni Shkraba Studio
Banyak orang membaca sambil melakukan hal lain, seperti menonton TV, membuka ponsel, atau berbincang. Multitasking membuat otak terus berpindah fokus dan melemahkan proses pembentukan memori jangka pendek. Akibatnya, informasi kecil yang tidak mendapat perhatian penuh lebih mudah dilupakan.
Faktor Tambahan yang Memicu Lupa
Kurang tidur, stres, dan kelelahan mental juga memengaruhi daya ingat. Kebiasaan membaca di malam hari saat tubuh sudah lelah membuat otak tidak optimal menyimpan detail sederhana. Ini bukan kesalahan membaca, melainkan sinyal bahwa tubuh dan otak butuh istirahat.
Jadi, Apa Kesimpulannya?
Membaca buku tidak membuat seseorang cepat lupa. Lupa hal-hal kecil justru sering terjadi karena fokus yang terlalu dalam, keterbatasan working memory, dan kebiasaan multitasking.
Dengan meningkatkan kesadaran saat melakukan aktivitas sederhana dan memberi jeda setelah membaca, kebiasaan lupa bisa diminimalkan. Membaca tetap menjadi salah satu kebiasaan terbaik untuk menjaga kesehatan otak, meski sesekali membuat kita lupa di mana terakhir menaruh remot.