Benarkah Baca Buku Bikin Cepat Lupa? Ini Fakta Sebenarnya

Ilustrasi membaca bersama
Sumber :
  • Pexels/Antoni Shkraba Studio

Banyak orang membaca sambil melakukan hal lain, seperti menonton TV, membuka ponsel, atau berbincang. Multitasking membuat otak terus berpindah fokus dan melemahkan proses pembentukan memori jangka pendek. Akibatnya, informasi kecil yang tidak mendapat perhatian penuh lebih mudah dilupakan.

7 Manfaat Jalan Kaki yang Jarang Diketahui, Cocok Buat Yang Lagi Banyak Pikiran

Faktor Tambahan yang Memicu Lupa

Kurang tidur, stres, dan kelelahan mental juga memengaruhi daya ingat. Kebiasaan membaca di malam hari saat tubuh sudah lelah membuat otak tidak optimal menyimpan detail sederhana. Ini bukan kesalahan membaca, melainkan sinyal bahwa tubuh dan otak butuh istirahat.

5 Kebiasaan Pagi yang Bisa Menurunkan Produktivitas

Jadi, Apa Kesimpulannya?

Membaca buku tidak membuat seseorang cepat lupa. Lupa hal-hal kecil justru sering terjadi karena fokus yang terlalu dalam, keterbatasan working memory, dan kebiasaan multitasking.

Keajaiban Al-Quran Menurut Neurolog: Inilah Bukti Ilmiah Mengapa Penghafal Lebih Cerdas dan Berprestasi!

Dengan meningkatkan kesadaran saat melakukan aktivitas sederhana dan memberi jeda setelah membaca, kebiasaan lupa bisa diminimalkan. Membaca tetap menjadi salah satu kebiasaan terbaik untuk menjaga kesehatan otak, meski sesekali membuat kita lupa di mana terakhir menaruh remot.