Mengapa Waktu Malam Sebelum Tidur Sering Jadi Waktu Overthinking?
Ketika evaluasi berubah menjadi penyesalan tanpa solusi, overthinking pun mulai mengambil alih.
Tidak Ada Transisi Antara Aktivitas dan Istirahat
Banyak orang langsung berpindah dari aktivitas padat ke waktu tidur tanpa jeda. Dari menatap layar ponsel, langsung berbaring, lalu berharap pikiran ikut tenang. Padahal, otak membutuhkan transisi agar bisa beralih dari mode aktif ke mode istirahat.
Tanpa rutinitas penutup hari, pikiran tetap “menyala” meski tubuh sudah lelah.
Overthinking Adalah Sinyal, Bukan Kesalahan
Overthinking sebelum tidur bukan tanda kelemahan. Ini adalah sinyal bahwa pikiran masih memproses banyak hal yang belum terselesaikan. Alih-alih melawan pikiran, pendekatan yang lebih sehat adalah membantu diri merasa aman dan tenang.
Rutinitas malam yang lebih pelan, suasana kamar yang nyaman, serta kebiasaan menenangkan diri dapat membantu pikiran beristirahat. Karena tidur yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kasur yang empuk, tetapi juga oleh pikiran yang diberi ruang untuk tenang sebelum terlelap.