7 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan Secara Teratur untuk Kesehatan Ginjal
- freepik.com
Olret – Olahraga teratur, pengurangan asupan garam, diet kaya sayuran hijau dan biji-bijian utuh, serta pengendalian gula darah dan tekanan darah tinggi yang baik dapat membantu mencegah masalah ginjal.
Ginjal adalah dua organ kecil yang terletak di kedua sisi tulang belakang di bawah tulang rusuk, masing-masing berukuran sebesar kepalan tangan. Meskipun ukurannya kecil, ginjal menjalankan banyak peran penting, seperti menyaring produk limbah dan kelebihan air dari darah, memproduksi urin untuk dikeluarkan, dan menyeimbangkan pH, garam, dan kadar kalium dalam tubuh.
Ginjal juga memproduksi hormon yang membantu mengontrol tekanan darah, merangsang produksi sel darah merah, dan mengaktifkan vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium, menjaga kesehatan tulang dan fungsi otot.
Olahraga teratur, pengurangan asupan garam, diet kaya sayuran hijau dan biji-bijian utuh, serta pengendalian gula darah dan tekanan darah tinggi yang baik dapat membantu mencegah masalah ginjal.
1. Olahraga Teratur
olahraga gym
Olahraga teratur tidak hanya membantu mengontrol berat badan tetapi juga mengurangi risiko penyakit ginjal kronis, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular – semua faktor penting dalam mencegah kerusakan ginjal.
Anda tidak perlu memaksakan diri secara berlebihan; cukup dengan melakukan aktivitas sedang seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, atau menari sudah menawarkan banyak manfaat kesehatan.
2. Pengendalian Gula Darah
Mengendalikan gula darah juga sangat penting, terutama bagi penderita diabetes atau hiperglikemia. Ketika tubuh tidak dapat menggunakan glukosa secara efektif, ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring darah, yang dapat menyebabkan kerusakan dalam jangka panjang.
Menjaga gula darah tetap stabil membantu mengurangi risiko komplikasi, dan jika kerusakan ginjal terdeteksi sejak dini, dokter dapat melakukan intervensi untuk memperlambat perkembangannya.
3. Pemantauan Tekanan Darah
Cara Meningkatkan Kadar Gula Darah
- U-Repot
Tekanan darah tinggi, terutama jika disertai diabetes, penyakit jantung, atau dislipidemia, dapat membahayakan ginjal. Menurut rekomendasi Asosiasi Kardiologi Nasional tentang diagnosis dan pengobatan hipertensi, hipertensi didiagnosis ketika tekanan darah yang diukur di klinik lebih besar dari atau sama dengan 140/90 mmHg.
Prahipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah antara 120-139/80-89 mmHg, idealnya sekitar 120/80 mmHg. Jika tekanan darah tetap di atas 140/90 mmHg untuk jangka waktu yang lama, individu tersebut harus mencari nasihat medis untuk penyesuaian gaya hidup atau pengobatan.