4 Jenis Vitamin yang Membantu Meningkatkan Daya Ingat
Olret – Menambahkan makanan yang kaya vitamin B, C, D, dan E ke dalam diet Anda membantu melindungi sel saraf dan pembuluh darah di otak, serta meningkatkan daya ingat.
Otak mengendalikan daya ingat, berpikir, dan konsentrasi. Selain tidur, olahraga, dan manajemen stres, diet sehat juga mendukung perlindungan sel saraf. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan penurunan fungsi otak, kelelahan, penurunan konsentrasi, dan gangguan daya ingat.
Dr. Hoang Quyet Tien, dari Pusat Informasi Medis di Rumah Sakit Umum Tam Anh di Kota Ho Chi Minh, menunjukkan beberapa vitamin dalam makanan yang sebaiknya dikonsumsi secara teratur untuk meningkatkan daya ingat.
Vitamin B, seperti B6, B9, dan B12, dapat mengatur kadar homosistein dalam darah, mencegah risiko kehilangan ingatan dan penyakit Alzheimer. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kehilangan ingatan dan konsentrasi yang buruk baik pada orang dewasa muda maupun lanjut usia.
Vitamin B banyak terdapat pada ikan, makanan laut, biji-bijian utuh, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Orang-orang harus menjaga pola makan yang bervariasi untuk memenuhi kebutuhan vitamin B harian mereka.
Vitamin D tidak hanya penting untuk tulang tetapi juga berperan dalam fungsi kognitif, termasuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Menurut Dr. Tien, reseptor vitamin D ditemukan dalam konsentrasi tinggi di wilayah otak yang terkait dengan pembelajaran dan daya ingat. Kadar vitamin D yang rendah dapat meningkatkan risiko penurunan kognitif dan demensia pada orang dewasa yang lebih tua.
Vitamin D ditemukan dalam ikan berlemak, jamur, susu, telur, jeruk, alpukat, pepaya, persik, dan lain-lain. Orang di bawah usia 70 tahun sebaiknya mengonsumsi suplemen vitamin D sebanyak 600 IU setiap hari, sedangkan mereka yang berusia di atas 70 tahun sebaiknya mengonsumsi sekitar 800 IU.
Vitamin C membantu melindungi sel saraf, melawan radikal bebas berbahaya, dan mendukung sirkulasi darah ke otak. Ini memastikan otak menerima oksigen dan nutrisi yang cukup untuk menjaga konsentrasi dan daya ingat.
Vitamin C banyak terdapat dalam buah jeruk, jambu biji, kiwi, stroberi, dan sayuran hijau gelap seperti brokoli dan kale. Asupan vitamin C yang cukup dapat meningkatkan fungsi otak yang stabil, terutama selama periode kerja intensif atau aktivitas mental yang berkepanjangan.
Vitamin E memiliki sifat antioksidan yang kuat, berkontribusi pada pengurangan kerusakan oksidatif pada sel-sel otak, sehingga membantu memperlambat penurunan daya ingat. Makanan yang kaya vitamin E antara lain almond, biji bunga matahari, dan bayam.
Dr. Tien menyarankan untuk melengkapi asupan vitamin melalui diet yang bervariasi. Jika menggunakan multivitamin, sebaiknya berdasarkan resep dokter untuk menghindari dosis tinggi yang dapat menyebabkan efek samping. Meningkatkan asupan ekstrak alami seperti blueberry dan ginkgo biloba dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak, menetralkan radikal bebas, menyehatkan dan melindungi sel-sel saraf, serta mendukung peningkatan daya ingat.