6 Ritual Harian Agar Tetap Cerdas dan Anti-Pikun di Masa Tua

Ritual Harian Agar Tetap Cerdas dan Anti-Pikun di Masa Tua
Sumber :
  • vnexpress.net

4. Jadikan aktivitas fisik sebagai prioritas utama.

7 Kebiasaan yang Bikin GERD Kambuh Saat Puasa Ramadhan

olahraga gym

Photo :
  • pinterest

Olahraga tidak hanya baik untuk otot tetapi juga "makanan" untuk otak. Gerakan meningkatkan aliran darah ke otak dan membantu melepaskan protein yang mendorong pertumbuhan sel saraf.

4 Kebiasaan yang Membuat Flu Lebih Lama Sembuh

Bagi orang dewasa yang lebih tua, intensitas kurang penting daripada konsistensi. Usahakan untuk berolahraga setidaknya tiga kali seminggu. Aktivitas seperti yoga, tai chi, atau tari membutuhkan koordinasi antara gerakan, memori, dan konsentrasi, merangsang berbagai sistem kognitif secara bersamaan.

5. Rencanakan Aktivitas Sosial

4 Jenis Vitamin yang Membantu Meningkatkan Daya Ingat

Teman Kamu Menyukai Pacar Kamu

Photo :
  • lovepanky

Manusia adalah makhluk sosial. Berinteraksi dengan orang lain membantu merangsang bahasa, pemrosesan emosi, dan ingatan. Sebaliknya, kesepian dan depresi meningkatkan risiko demensia.

Gabungkan hobi Anda dengan bersosialisasi, seperti mengikuti kursus bahasa, menjadi sukarelawan dengan sebuah kelompok, atau sekadar mengadakan pertemuan minum kopi mingguan dengan teman-teman.

6. Bangun Rutinitas Malam yang Menenangkan

Teh vs kopi, mana yang lebih sehat?

Photo :
  • PNG Tree

Rutinitas untuk mengakhiri hari membantu menenangkan sistem saraf dan mempersiapkan diri untuk tidur nyenyak. Anda dapat membaca buku, mendengarkan musik yang menenangkan, atau berlatih meditasi kesadaran. Meditasi telah terbukti mengurangi kadar kortisol (hormon stres) dan dapat membawa perubahan positif pada struktur otak yang berkaitan dengan memori.

Mengubah gaya hidup Anda secara total sekaligus dapat dengan mudah menyebabkan Anda menyerah. Cukup berjalan-jalan pagi dan membaca selama 15 menit sudah cukup.

Jika Anda ingin bermeditasi, lakukan tepat setelah berjalan-jalan atau sebelum melakukan peregangan. Atur pengingat sampai menjadi naluriah. Tujuan utamanya adalah konsistensi, bukan kesempurnaan.