4 Sinyal Tubuh yang Bisa Jadi Tanda Awal Parkinson
- youtube
Sebuah meta-analisis menunjukkan bahwa orang yang mengalami sembelit memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit Parkinson dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalaminya. Studi tindak lanjut selama 24 tahun juga mencatat bahwa orang yang buang air besar kurang dari satu kali sehari memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson di kemudian hari.
4. Pusing saat berdiri
Hipotensi ortostatik, yaitu penurunan tekanan darah saat berganti posisi dari duduk atau berbaring ke posisi berdiri, dapat menyebabkan pusing, kepala terasa ringan, atau pingsan.
Hal ini terkadang disebabkan oleh dehidrasi, hipoglikemia, atau kepanasan, tetapi jika berlanjut dan penyebabnya tidak jelas, mungkin terkait dengan gangguan neurologis.
Studi menunjukkan bahwa sekitar setengah dari kasus hipotensi ortostatik yang berasal dari neurologis akan berkembang menjadi penyakit Parkinson atau kondisi terkait. Namun, sebagian besar orang yang mengalami pusing saat berdiri tidak memiliki penyebab neurologis.
Pentingnya Tanda-Tanda Awal Penyakit Parkinson
Saat ini, tanda-tanda pra-gejala belum cukup spesifik untuk mendiagnosis penyakit Parkinson secara pasti. Tanda-tanda tersebut juga dapat berasal dari banyak penyebab lain.
Namun, ketika beberapa tanda muncul secara bersamaan, terutama pada individu dengan riwayat keluarga penyakit ini, konsultasi dini dengan dokter sangat penting.
Para ahli menekankan bahwa identifikasi dini tidak sama dengan diagnosis, tetapi memungkinkan pemantauan yang lebih ketat dan perawatan neurologis jangka panjang yang proaktif.
*Artikel ini disusun untuk tujuan memberikan informasi kesehatan yang bermanfaat dan bukan pengganti diagnosis atau pengobatan medis. Jika Anda memiliki masalah kesehatan, silakan berkonsultasi dengan spesialis.