Fakta Pahit di Balik Iklan Pembesar Penis: Antara Obsesi dan Risiko Kesehatan

Ukuran Penis
Sumber :
  • shutterstock

Olret – Penawaran seperti "perpanjangan instan" dan "lebih besar hanya dalam beberapa minggu" memanfaatkan kecemasan dan rasa tidak aman banyak pria.

Alasan Gen Z Lebih Aware Tentang Kesehatan Mental

Dilansir dari media vietnam 24h.com.vn, menurut Dr. Tra Anh Duy, seorang spesialis di Pusat Kesehatan Pria, menyatakan bahwa baru-baru ini, pusat tersebut telah menerima beberapa pria yang mencari perawatan untuk "pembesaran penis" setelah mempercayai iklan di media sosial.

Kasus pertama melibatkan pasien pria berusia 32 tahun yang mengalami pembengkakan, nyeri, dan deformasi penis setelah menerima suntikan zat "pembesar penis" di sebuah klinik kosmetik yang tidak disebutkan namanya.

Guncang Asia Tenggara! Fans Bersatu Serukan Gol Spektakuler Dinh Bac Jadi yang Terbaik di Piala Asia U-23

Ia melaporkan bahwa penisnya awalnya membesar secara signifikan, tetapi setelah beberapa minggu, muncul benjolan keras yang menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual.

Cara Membuat Penis Wangi

Photo :
  • gattyimage

Isak Tangis di Balik Kamera: Ressa Ungkap Luka Lama dan Kekecewaan Terhadap Keluarga Denada

Pemeriksaan klinis menunjukkan pembengkakan penis, kemerahan, dan area bengkak berukuran 2,5 x 3,1 cm. Pasien diobati dengan antibiotik dan obat antiinflamasi serta dipantau untuk melihat penurunan bertahap pada area yang meradang.

Kasus kedua melibatkan seorang pekerja kantoran pria berusia 21 tahun yang mengalami memar dan nyeri hebat pada penisnya setelah menggunakan pompa vakum yang dibeli secara online. Ia percaya penggunaan rutin akan membantu "memperpanjang penisnya."

Dokter mencatat adanya hematoma subkutan, yang diduga sebagai ruptur korpus kavernosum. Ultrasonografi Doppler menunjukkan adanya kumpulan cairan subkutan berukuran 1,8 cm, tanpa kerusakan korpus kavernosum yang terdeteksi.

Kadar testosteron serum adalah 18,2 nmol/L (dalam kisaran normal). Pasien menerima perawatan konservatif dan dipantau untuk komplikasi disfungsi ereksi.

Menurut Dr. Duy, dalam konteks ledakan media sosial dan iklan online, banyak metode dipromosikan sebagai cara untuk "meningkatkan ukuran penis" dengan cepat, aman, dan tanpa rasa sakit.

Prosedur Pembesaran Penis

Photo :
  • freepik.com

Tawaran seperti "pemanjangan instan" dan "lebih besar hanya dalam beberapa minggu" memanfaatkan kecemasan dan rasa tidak aman banyak pria. Namun, di balik iklan-iklan ini terdapat risiko bahaya serius bagi kesehatan seksual dan mental.

Memanfaatkan pola pikir ini, banyak metode tidak ilmiah untuk meningkatkan ukuran penis dipromosikan secara besar-besaran. Obat-obatan oral dan suplemen makanan yang tidak diatur ini seringkali tidak memiliki asal-usul yang jelas dan mungkin mengandung zat berbahaya yang menyebabkan gangguan kardiovaskular serta kerusakan pada hati dan ginjal.

Halaman Selanjutnya
img_title