4 Gangguan Kesehatan di Balik Penipisan Bulu Mata secara Drastis
- Gemini Ai
Olret – Artikel ini akan membahas empat masalah kesehatan yang dapat ditunjukkan oleh bulu mata yang tipis dan mudah rontok, serta menyarankan beberapa cara untuk melindungi kesehatan mata Anda.
Bulu mata bukan hanya untuk kecantikan. Bulu mata juga berperan dalam melindungi mata dan terkadang mengungkapkan tanda-tanda halus yang berkaitan dengan kesehatan secara keseluruhan.
Ketika bulu mata berubah ketebalan, panjang, atau kekuatan, itu bisa menjadi tanda kekurangan nutrisi, ketidakseimbangan hormon, penyakit autoimun, atau infeksi kelopak mata.
4 Masalah Kesehatan yang Dapat Anda Identifikasi Melalui Bulu Mata Anda
Bagaimana Mata Kering Memengaruhi Penglihatan
- netlife.vn
Karena bulu mata tumbuh lebih lambat daripada rambut di kulit kepala, perubahan pada bulu mata Anda terkadang mencerminkan masalah kesehatan yang mendasarinya lebih awal daripada perubahan di area rambut lainnya.
Memperhatikan tanda-tanda ini dapat membantu Anda mengenali masalah sebelum menjadi serius. Mengamati bulu mata Anda secara teratur, menjaga kebersihan bulu mata yang tepat, dan mengonsumsi makanan yang seimbang dapat mendukung kesehatan bulu mata.
1. Kekurangan Nutrisi dan Pola Makan yang Tidak Memadai
Bulu mata yang jarang, tipis, atau rapuh dapat menjadi tanda kekurangan nutrisi. Nutrisi seperti biotin, zat besi, seng, vitamin D, dan protein sangat penting untuk pertumbuhan rambut yang sehat, termasuk bulu mata.
Kekurangan nutrisi ini dapat melemahkan bulu mata, menyebabkan kerontokan, atau menyebabkan pertumbuhan yang lebih lambat dari optimal. Pola makan rendah protein atau vitamin esensial, asupan air yang tidak mencukupi, atau asupan asam lemak omega-3 yang tidak memadai juga dapat berkontribusi pada bulu mata yang tidak sehat.
Melengkapi kekurangan nutrisi dan mengonsumsi makanan kaya nutrisi dapat mendukung pertumbuhan kembali bulu mata dan meningkatkan kesehatan rambut secara keseluruhan.
2. Gangguan Tiroid dan Ketidakseimbangan Hormon
Perubahan pada bulu mata juga dapat mencerminkan gangguan hormonal atau tiroid. Hipotiroidisme, atau tiroid yang kurang aktif, sering menyebabkan penipisan di sudut luar bulu mata.
Hipertiroidisme dapat membuat bulu mata rapuh dan mudah rontok. Sebuah laporan tahun 2024 dalam Journal of Clinical & Translational Endocrinology mencatat bahwa hipotiroidisme yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerontokan bulu mata yang signifikan.