5 Kebiasaan Sederhana yang Membantu Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular
- vnexpress.net
Kebiasaan ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi beban pada jantung, dan mendukung pengendalian faktor risiko kardiovaskular.
3. Minum air yang cukup – mendukung pemompaan darah yang lebih efisien oleh jantung
Minum Air
- https://www.pixabay.com/photos/
Memberikan tubuh air yang cukup sangat penting untuk menjaga volume darah tetap stabil dan mengurangi viskositas darah, sehingga mendukung fungsi pemompaan jantung.
Para ahli merekomendasikan minum sekitar 6-8 gelas air per hari, tergantung pada kondisi fisik dan tingkat aktivitas. American Heart Association (AHA) menekankan bahwa ketika tubuh terhidrasi dengan baik, jantung dapat memompa darah ke seluruh tubuh dengan lebih mudah dan tanpa bekerja terlalu keras. Selain itu, air yang cukup membantu organ dan otot berfungsi lebih efisien.
4. Manajemen Stres Mencegah Penyakit Kardiovaskular
stress
- https://pixabay.com/photos/man-training-lazy-tired-fitness-5530768/
Stres yang berkepanjangan tidak hanya memengaruhi kesehatan mental tetapi juga merupakan faktor risiko signifikan untuk penyakit kardiovaskular. Stres dapat menyebabkan disfungsi endotel – sel yang melapisi bagian dalam pembuluh darah – sehingga meningkatkan risiko aterosklerosis dan kejadian kardiovaskular.
Belajar bagaimana mengelola stres sangat penting dalam strategi perlindungan jantung. Praktik sederhana seperti pernapasan penuh kesadaran atau teknik visualisasi positif selama sekitar 10 menit setiap hari dapat membantu mengurangi tingkat stres, menstabilkan detak jantung, dan tekanan darah.
5. Pemeriksaan Kesehatan Kardiovaskular Rutin – Deteksi Dini Risiko Potensial
Selain gaya hidup sehat, para ahli menekankan peran pemeriksaan kesehatan kardiovaskular rutin, terutama untuk orang berusia di atas 40 tahun. Pemeriksaan kesehatan kardiovaskular rutin membantu mendeteksi kelainan sejak dini, bahkan sebelum gejala yang jelas muncul.
Tes dan pemeriksaan yang direkomendasikan meliputi: pengukuran tekanan darah, tes lipid darah, tes HbA1C, elektrokardiogram (EKG), ekokardiogram, dan tes stres. Penilaian ini memberikan gambaran komprehensif tentang kesehatan kardiovaskular, membantu dokter dalam memantau dan melakukan intervensi dengan segera bila diperlukan.
Penyakit kardiovaskular sangat dipengaruhi oleh gaya hidup dan faktor risiko yang dapat dikendalikan. Kebiasaan yang tampaknya sederhana seperti cukup tidur, berjalan kaki setiap hari, minum cukup air, mengurangi stres, dan melakukan pemeriksaan rutin, jika dipertahankan dalam jangka panjang, dapat membuat perbedaan besar bagi kesehatan kardiovaskular.