Inilah Daftar Makanan 'Super' yang Ampuh Pangkas Risiko 3 Jenis Kanker
- freepik.com
Olret – Para ahli dari Universitas Tufts (AS) telah menunjukkan peran komponen makanan dalam kanker dan banyak penyakit lainnya.
Dalam sebuah wawancara dengan SciTech Daily, Dr. Jennifer Lee dari Pusat Penelitian Nutrisi Manusia Jean Mayer di Universitas Tufts, bagian dari Departemen Pertanian AS (USDA), menyatakan bahwa serat makanan tidak hanya membantu sistem pencernaan berfungsi dengan lancar tetapi juga dapat secara signifikan mengurangi risiko banyak jenis kanker.
Kekurangan serat secara tidak langsung dapat memicu kanker melalui berbagai jalur.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan serat kronis dapat menyebabkan gangguan metabolisme atau kardiovaskular, seperti diabetes tipe 2 dan obesitas.
“Jika Anda tidak mengonsumsi cukup serat, Anda mungkin mendapatkan kalori dari kelompok makronutrien lain, dan itu mungkin tinggi karbohidrat atau lemak, yang menyebabkan penambahan berat badan,” jelasnya.
Faktor-faktor yang disebutkan di atas telah terbukti memicu kanker. Obesitas, khususnya, telah dikaitkan dengan lebih dari selusin jenis kanker dan dianggap hampir sama berbahayanya dengan tembakau dalam kelompok penyakit ini.
Kadar gula darah yang tinggi secara konsisten juga memengaruhi pertumbuhan sel, mendorong proliferasi sel kanker.
"Tergantung pada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi risiko kanker seseorang, kekurangan serat dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu, seperti kanker kolorektal, kanker payudara, dan kanker prostat," Dr. Lee memperingatkan.
Peringatan ini sejalan dengan beberapa penelitian sebelumnya, misalnya, bahwa serat membantu mengikat dan menghilangkan kelebihan estrogen melalui feses. Kekurangan serat menyebabkan estrogen diserap kembali ke dalam aliran darah, dan kadar hormon yang terlalu tinggi meningkatkan risiko kanker payudara.
Selain itu, sistem pencernaan yang tidak efisien, pembuangan limbah dan racun yang buruk, dan kurangnya nutrisi untuk mikrobioma usus semuanya berkontribusi pada peningkatan risiko kanker.
Oleh karena itu, untuk mencegah kanker secara umum, Dr. Lee merekomendasikan agar setiap orang memasukkan berbagai serat larut dan tidak larut dalam makanan mereka.
Contoh makanan yang kaya serat larut meliputi makanan utuh dan buah-buahan serta sayuran segar, seperti apel, alpukat, pisang, kubis, brokoli, serta kacang-kacangan dan gandum.
Sumber serat tidak larut meliputi biji-bijian utuh, biji-bijian, dan kacang-kacangan.