Misi Reuni Raksasa: Bagaimana Miliarder 30 Tahun Mengubah Sunderland Menjadi Kekuatan Baru

Sunderland
Sumber :
  • thethao247.vn

Pemain muda yang dilatih oleh Sunderland masih tampil di tim utama musim ini, mulai dari talenta muda yang menjanjikan seperti Chris Rigg dan Anthony Patterson hingga pemain berpengalaman seperti Dan Neil.

Berita Transfer 12 Januari : MU Memfinalisasi Rencana Manajer, Liverpool Guncang Bursa Transfer

Sejak Sunderland promosi, mereka tidak pernah sekalipun dilaporkan terancam pengurangan poin karena peraturan keuangan. Nottingham Forest dan Everton telah terkena dampaknya, sementara Chelsea, Manchester United, dan Newcastle juga berjuang dengan hukuman setelah bertahun-tahun melakukan pengeluaran yang sembrono.

Chelsea bahkan sampai menjual klub wanita mereka atau mentransfer kepemilikan tempat latihan mereka untuk menghindari peraturan tersebut.

Bungkam Madrid, Barcelona Resmi Masuki Era Keemasan Baru

Kekuatan baru?

Musim masih panjang dan taktik Sunderland tentu masih memiliki kekurangan, tetapi dapat dikatakan mereka hampir aman dari degradasi dengan performa mereka saat ini. Bahkan dengan jumlah pemain terbanyak yang kembali dari Piala Afrika di Liga Primer, Sunderland tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir mereka.

Liverpool Pecahkan Rekor €180 Juta, Madrid Kehilangan Permatanya?

Para petinggi Sunderland belum bermimpi besar; mereka sudah cukup lama berkecimpung di dunia sepak bola untuk mengetahui bahwa musim depan akan jauh lebih menantang bagi "Black Cats" karena para rival mereka akan memandang mereka secara berbeda. Akan ada kesalahan, tetapi Kyril Louis-Dreyfus dan rekan-rekannya terbiasa belajar dari kesalahan tersebut untuk berbuat lebih baik.

Keteguhan Sunderland dalam menolak mengambil jalan pintas atau menghamburkan uang untuk menyelesaikan masalah, meskipun dimiliki oleh salah satu keluarga terkaya dan tertua di masyarakat Eropa, membuat mereka jauh lebih tangguh daripada yang disadari banyak orang.

Waktu akan membuktikan, dan Sunderland bisa jadi akan menjadi duri dalam daging bagi klub-klub besar Premier League di tahun-tahun mendatang.