Ledakan Emosi Rice: Borong Dua Gol, Arsenal Nyaman di Singgasana Liga Inggris!

Declan Rice
Sumber :
  • x.com

Olret – Pertandingan antara Arsenal dan Bournemouth di putaran ke-20 Liga Premier menyaksikan penampilan yang sangat mengesankan dari Declan Rice.

Vietnam U-23: Penakluk Arab Saudi dan Pencetak Sejarah Baru Asia

Setelah absen singkat karena cedera, gelandang Inggris itu mencetak dua gol, memainkan peran penting dalam membantu Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk menang 3-2 di kandang lawan.

Yang menarik, setelah mencetak gol keduanya, Rice berlari ke arah para penggemar, merebut kamera televisi, dan berulang kali mencium lensa tersebut, menunjukkan emosi dan keinginannya yang kuat untuk meraih kemenangan.

Setelah Mengalahkan Arab Saudi, Tim U23 Vietnam Dengan Bangga Melaju ke Perempat Final

Makna kemenangan bagi Arsenal

Tiga poin berharga ini membantu Arsenal semakin memperkuat posisi mereka di puncak klasemen dengan 48 poin, menciptakan selisih 6 poin dengan Aston Villa yang berada di posisi kedua dan selisih 7 poin dengan Man City, meskipun tim Manchester tersebut memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.

Para Penggemar Arab Saudi Bereaksi Secara Kolektif Setelah Kekalahan Menyakitkan Mereka dari U23 Vietnam

Kembalinya Rice tidak hanya membawa kehidupan baru bagi lini tengah Arsenal tetapi juga menegaskan kembali ambisi juara tim asuhan Arteta musim ini.

Kontroversi di akhir pertandingan

Meskipun meraih kemenangan, Arsenal menghadapi menit-menit akhir yang menegangkan saat Bournemouth melakukan comeback yang kuat.

Tim tuan rumah memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan di detik-detik terakhir, tetapi wasit Chris Kavanagh secara tak terduga meniup peluit akhir saat bola masih dalam permainan.

Hal ini memicu reaksi keras dari para pemain dan staf pelatih Bournemouth, yang merasa mereka telah dirampas kesempatan terakhir mereka.

Keputusan wasit Kavanagh sangat kontroversial, karena wasit biasanya membiarkan permainan berlanjut ketika bola berada di dekat gawang atau dalam situasi yang dapat menyebabkan gol.

Manajer Bournemouth, Andoni Iraola, menyatakan kekecewaan yang mendalam, mengklaim timnya diperlakukan tidak adil. Meskipun demikian, tidak dapat disangkal bahwa Arsenal memainkan permainan yang penuh semangat dan pantas mendapatkan kemenangan.