Kopi dan Diplomasi: Momen Santai Pemimpin UEA Menyapa Warga di Mal Dubai
- x.com
Olret – Presiden UEA dan Putra Mahkota Dubai berjalan-jalan dan minum kopi di Dubai Mall meskipun Iran baru-baru ini menyerang target di negara tersebut.
Para pejabat di Uni Emirat Arab (UEA) tetap tenang seperti biasa setelah Iran melancarkan kampanye pembalasan terhadap serangan AS dan Israel.
Pada tanggal 2 Maret, kantor media pemerintah Dubai membagikan sebuah video di media sosial yang menunjukkan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan, bersama dengan Putra Mahkota Dubai, Hamdan bin Mohammed Al Maktoum, dan para pemimpin pemerintah lainnya berjalan santai di Dubai Mall, melambaikan tangan kepada staf dan orang-orang yang lewat.
Delegasi tersebut kemudian berhenti di sebuah restoran terbuka, menikmati kue-kue dan kopi di tengah sorak sorai dan pengambilan gambar dari warga lokal dan wisatawan. Musik patriotik memenuhi udara.
"Dekat dengan rakyat. Teguh dalam kepemimpinan," demikian keterangan dari Kantor Komunikasi Pemerintah Dubai.
Pesan yang menenangkan ini serupa dengan pesan-pesan menenangkan lainnya dari pemerintah UEA. Para pemimpin UEA sering tampil di depan umum, berjabat tangan dan berfoto selfie dengan warga untuk memperkuat hubungan.
Namun, para pengamat mengatakan citra yang telah lama dipupuk UEA sebagai destinasi aman di wilayah yang bergejolak sedang terancam di tengah serangan rudal dan drone Iran yang terus berlanjut.
Beberapa hotel mewah terbakar di Dubai dalam beberapa hari terakhir. Ledakan dahsyat menghancurkan jendela di banyak gedung apartemen. Bandara internasional rusak, melukai empat orang dan memaksa penutupannya. Setidaknya enam orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka dalam serangan Iran di seluruh UEA, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman.
"Dengan mengamati media sosial, Anda dapat melihat banyak konten yang dipublikasikan untuk meyakinkan publik dan mencegah kepanikan," kata Omar Al-Ghazzi, profesor madya komunikasi di London School of Economics. Ia menilai bahwa pesan intinya adalah untuk menyampaikan bahwa kehidupan di Dubai masih normal dan tidak terpengaruh.
Ia mengatakan pesan ini diperkuat oleh para influencer yang "berjalan-jalan di area wisata di Dubai, mengatakan bahwa tidak ada yang benar-benar terjadi dan menyatakan bahwa mereka merasa aman di Dubai."