Gabriel Magalhaes Cetak Sejarah Untuk Arsenal Usai Bantai Bournemouth
- thethao247.vn
Olret – Dalam kemenangan dramatis 3-2 melawan Bournemouth, bek tengah Gabriel Magalhaes berperan sebagai penjahat sekaligus pahlawan. Lebih jauh lagi, ia secara pribadi mencatatkan tonggak sejarah yang tak terlupakan dalam tim.
Bertandang ke Vitality Stadium untuk putaran ke-20 Liga Primer 2025/26, The Gunners menghadapi momen-momen sulit melawan gaya permainan agresif tim tuan rumah.
Salah satu momen terpenting dalam pertandingan tersebut adalah kesalahan Gabriel Magalhaes, yang memungkinkan Bournemouth membuka skor pada menit ke-10. Namun hanya enam menit kemudian, bintang Brasil itu menebus kesalahannya, meletakkan dasar bagi kebangkitan Arsenal selanjutnya.
Selain itu, gol tersebut juga mengantarkan bintang Brasil itu ke "klub" spesial di Emirates. Secara spesifik, Gabriel menjadi bek kedua dalam sejarah Arsenal yang mencapai 20 gol di Premier League.
Pemain yang saat ini berada di depannya adalah mantan kapten Laurent Koscielny dengan 22 gol. Dengan performanya saat ini, hanya masalah waktu sebelum Gabriel memecahkan rekor pemain Prancis tersebut.
Musim ini, bintang kelahiran 1997 ini menunjukkan kebangkitan yang gemilang. Ia tidak hanya unggul dalam tugas defensif, tetapi Gabriel juga menjadi ancaman serangan yang berbahaya dalam situasi bola mati.
Setelah 20 penampilan, ia telah mencetak 4 gol dan memberikan 3 assist. Kemampuan serba bisa Gabriel menjadi senjata penting dalam sistem taktik manajer Mikel Arteta.
Setelah pertandingan, manajer Mikel Arteta mengakui timnya telah menempatkan diri dalam posisi sulit tetapi memuji reaksi para pemainnya terhadap kesulitan tersebut:
"Saya sangat senang bahwa seluruh tim mengantisipasi kesulitan pertandingan ini karena semua orang tahu Bournemouth selalu menjadi lawan yang merepotkan, terutama saat bermain di kandang. Mereka bermain sangat baik hari ini. Arsenal mempersulit diri mereka sendiri dengan kebobolan lebih dulu, tetapi saya sangat menghargai dan menikmati semangat juang yang ditunjukkan seluruh tim."
Lebih lanjut, ahli strategi Spanyol itu secara khusus menekankan kematangan mental Gabriel:
"Saya sangat terkesan dengan karakter Gabriel. Dia melakukan kesalahan, tetapi cara dia mengatasinya dan bangkit kembali sungguh luar biasa. Itu menunjukkan banyak hal tentang kematangan Gabriel dan pertumbuhan tim secara keseluruhan. Bersama-sama kami menemukan cara untuk mengalahkan lawan, dan ini benar-benar kemenangan yang mengesankan."