7 Tanda Kamu Butuh Me Time, Jangan Tunggu Burnout Baru Istirahat

Momen Yang Pas Buat Me Time
Sumber :
  • freepik.com

Olret – Di tengah rutinitas yang padat karena kerja setiap hari, urus keluarga, sosial media yang nggak ada habisnya me time sering dianggap egois. Padahal, meluangkan waktu untuk diri sendiri itu kebutuhan, bukan kemewahan. Kalau diabaikan, dampaknya bisa ke emosi, kesehatan mental, bahkan relasi dengan orang lain. Nah, kalau kamu masih ragu apakah kamu benar-benar butuh me time, cek tujuh tanda berikut ini.

Alasan Gen Z Lebih Aware Tentang Kesehatan Mental

1. Mudah Marah karena Hal Sepele

Biasanya kamu santai, tapi akhir-akhir ini hal kecil saja bikin emosi naik? Bisa jadi itu sinyal tubuh dan pikiranmu sedang lelah. Saat energi mental terkuras, toleransi kita terhadap stres menurun. Me time membantu “mengisi ulang” emosi agar kamu kembali lebih sabar dan jernih.

Rekomendasi 7 Kegiatan Me Time Yang Menyenangkan dan Menenangkan

2. Merasa Lelah Padahal Tidak Banyak Aktivitas Fisik

Kalau badan terasa capek meski nggak habis olahraga atau kerja berat, kemungkinan yang lelah adalah mentalmu. Beban pikiran, tuntutan sosial, dan tekanan emosional bisa sama melelahkannya dengan aktivitas fisik. Me time memberi ruang untuk bernapas tanpa tuntutan.

Capek Mental Hadapi Orang Plin-Plan? Ini Cara Hemat Tenaga Tanpa Banyak Drama

3. Kehilangan Minat pada Hal yang Dulu Kamu Suka

Dulu senang baca buku, nonton film, atau sekadar ngopi santai, tapi sekarang rasanya hambar? Ini tanda klasik kelelahan emosional. Saat pikiran terlalu penuh, hal-hal menyenangkan pun terasa datar. Menghabiskan waktu sendiri bisa membantu kamu terhubung lagi dengan hal yang kamu nikmati.

4. Sulit Fokus dan Mudah Lupa

Pikiran yang terus dipaksa aktif tanpa jeda cenderung jadi “berisik”. Akibatnya, fokus menurun dan kamu jadi gampang lupa. Me time berfungsi seperti tombol reset, memberi kesempatan otak untuk beristirahat dan bekerja lebih optimal setelahnya.

5. Merasa Terus Ditarik oleh Ekspektasi Orang Lain

Kalau kamu merasa hidupmu dipenuhi kewajiban dan jarang bertanya, “Aku maunya apa?”, itu alarm penting. Terlalu sering memprioritaskan orang lain tanpa ruang untuk diri sendiri bisa bikin kamu kehilangan arah. Me time membantu kamu kembali mengenal kebutuhan pribadi.

6. Lebih Sering Menarik Diri atau Justru Terlalu Sensitif

Sebagian orang bereaksi dengan menarik diri, sebagian lagi jadi lebih sensitif. Keduanya sama-sama tanda kelelahan batin. Waktu sendiri yang berkualitas bisa menstabilkan emosi dan membuatmu kembali merasa aman dengan diri sendiri.

Halaman Selanjutnya
img_title