Kenali Tanda Gebetan Kamu Punya Potensi Gaslighting Sejak Awal
- freepik.com
Olret – Fase pendekatan alias pdkt sering kali dibungkus rasa penasaran dan euforia. Chat terasa intens, perhatian mengalir, dan kamu mulai membayangkan “apa iya dia orangnya?”. Namun justru di fase inilah penting untuk tetap waspada. Tidak semua sikap manis menandakan niat baik. Salah satu red flag yang kerap luput disadari adalah gaslighting, manipulasi psikologis halus yang membuatmu meragukan perasaan dan penilaian sendiri. Jika bibitnya sudah muncul sejak masih gebetan, dampaknya bisa jauh lebih berat saat hubungan berlanjut.
Berikut tanda-tanda gaslighting yang perlu kamu kenali lebih jeli.
1. Perasaanmu Selalu Dianggap Berlebihan
Setiap kali kamu mengungkapkan ketidaknyamanan, responsnya bukan empati, melainkan penyangkalan. Ucapan seperti “Kamu terlalu sensitif,” atau “Kok hal kecil dipikirin sih?” terdengar sepele, tapi efeknya besar. Lama-kelamaan kamu belajar untuk menekan perasaan sendiri demi menghindari konflik. Ini bukan kedewasaan, tapi tanda kamu sedang dimanipulasi secara emosional.
2. Sering Membuatmu Bingung dengan Ucapannya Sendiri
Hari ini dia berkata A, besok menyangkal pernah mengatakannya. Saat kamu mengingatkan, kamu justru dituduh salah paham atau mengarang cerita. Pola ini membuatmu mempertanyakan daya ingat sendiri dan merasa tidak yakin pada apa yang kamu rasakan. Kebingungan yang berulang adalah ciri khas awal gaslighting.
3. Pujian dan Sindiran Datang Bergantian
Di awal, kamu terasa sangat diapresiasi. Kamu dianggap spesial, berbeda, bahkan “nggak semua orang seberuntung aku ketemu kamu”. Namun perlahan, pujian itu diselipi sindiran, seperti caramu berpikir dianggap kurang dewasa, keputusanmu diragukan, atau sikapmu dibandingkan dengan orang lain. Kombinasi ini membuatmu berusaha keras mempertahankan versi “kamu yang dipuji” olehnya.
4. Kamu Selalu Berakhir Minta Maaf
Setiap konflik kecil berujung pada satu pola yang sama, yaitu kamu yang merasa bersalah. Padahal awalnya kamu hanya ingin menjelaskan perasaan. Gebetan dengan potensi gaslighting pandai memutar arah pembicaraan hingga fokusnya bergeser dari sikapnya ke reaksi kamu. Tanpa sadar, kamu belajar bahwa mengalah adalah satu-satunya cara agar situasi kembali “baik”.
5. Intuisimu Dianggap Tidak Valid
Ada rasa tidak nyaman yang sulit dijelaskan, tapi setiap kali kamu menyuarakannya, dia menepis dengan kalimat meyakinkan. “Kamu kebanyakan mikir,” atau “Aku tahu apa yang aku lakukan.” Jika ini terjadi terus-menerus, kamu bisa kehilangan kepercayaan pada intuisi sendiri padahal intuisi sering menjadi alarm pertama saat ada yang tidak beres.