6 Cara Mudah, Ubah Kebiasaan Sering Datang Terlambat
Olret – Berangkat terlambat, datang rapat mepet, atau janji “OTW” padahal masih di rumah kalau ini sering terjadi, bisa jadi terlambat sudah berubah dari kejadian sesekali menjadi kebiasaan. Kabar baiknya, kebiasaan ini bisa diubah. Bukan dengan niat saja, tapi dengan strategi yang tepat dan realistis. Berikut 6 cara mengubah kebiasaan sering terlambat yang bisa kamu terapkan pelan-pelan tanpa merasa tersiksa.
1. Kenali Akar Masalahnya, Bukan Sekadar Menyalahkan Waktu
Banyak orang mengira dirinya terlambat karena “macet” atau “bangun kesiangan”. Padahal, akar masalahnya bisa jadi karena kamu terlalu optimis dengan waktu, susah menolak distraksi, atau kebiasaan menunda. Coba jujur pada diri sendiri apakah kamu sering meremehkan durasi mandi, berdandan, atau perjalanan? Dengan mengenali penyebab utamanya, solusi yang diambil jadi lebih tepat sasaran.
2. Ubah Mindset dari “Masih Ada Waktu”
Kalimat “masih ada waktu” adalah musuh terbesar ketepatan waktu. Orang yang sering terlambat biasanya punya persepsi waktu yang terlalu longgar. Mulai sekarang, ubah pola pikir menjadi “waktu bisa meleset”. Anggap setiap kegiatan butuh waktu lebih lama dari perkiraan. Dengan mindset ini, kamu akan otomatis bersiap lebih awal tanpa harus dipaksa.
3. Terapkan Aturan Datang 10–15 Menit Lebih Awal
Trik sederhana tapi efektif dengan membiasakan diri datang lebih awal, bukan tepat waktu. Kalau acara jam 09.00, anggap itu jam 08.45. Aturan ini memberi ruang untuk hal-hal tak terduga seperti macet, antre, atau persiapan tambahan. Lama-lama, tubuh dan pikiranmu akan terbiasa dengan ritme baru yang lebih disiplin.
4. Siapkan Segalanya Sejak Malam
Kebiasaan terlambat sering berawal dari pagi yang ribet. Pakaian belum siap, barang belum ketemu, atau masih bingung mau pakai apa. Solusinya sederhana adalah dengan melakukan persiapan di malam hari. Pilih baju, siapkan tas, isi daya ponsel, dan tentukan rute perjalanan. Pagi hari pun jadi lebih tenang dan terkontrol.
5. Kurangi Distraksi Pagi Hari
Scroll media sosial “sebentar” sering berubah jadi 30 menit tanpa sadar. Kalau kamu sering terlambat, coba evaluasi rutinitas pagimu. Pasang alarm tambahan sebagai pengingat waktu, batasi penggunaan ponsel sebelum berangkat, dan fokus pada aktivitas inti. Semakin minim distraksi, semakin kecil peluang waktu terbuang.