7 Cara Mengatasi Stres Agar Berat Badan Stabil
- freepik.com
Olret – Stres tidak hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga tubuh. Banyak orang mungkin tidak sadar kalau stres bisa membuat berat badan naik ataupun turun secara drastis. Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang memicu nafsu makan berlebih, terutama terhadap makanan manis dan berlemak. Di sisi lain, ada juga yang justru kehilangan selera makan, sehingga metabolisme jadi kacau. Jika ingin menjaga berat badan tetap stabil, penting untuk tahu cara mengelola stres dengan baik. Berikut tujuh cara sederhana yang bisa dicoba dalam kehidupan sehari-hari.
1. Rutin Olahraga Ringan
Olahraga tidak harus selalu identik dengan lari jarak jauh atau latihan berat di gym. Aktivitas ringan seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau yoga sudah cukup membantu mengurangi kadar stres. Saat tubuh bergerak, hormon endorfin yang dikenal sebagai hormon bahagia akan meningkat. Efeknya bukan hanya membuat mood lebih baik, tapi juga menyeimbangkan nafsu makan sehingga berat badan tidak naik karena stres eating.
2. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Kurang tidur adalah pemicu stres sekaligus penyebab berat badan mudah naik. Tidur yang tidak berkualitas akan membuat hormon kortisol meningkat, lalu memicu rasa lapar palsu. Akibatnya, seseorang jadi lebih sering ngemil, terutama makanan tinggi kalori. Dengan menjaga pola tidur 7–8 jam setiap malam, tubuh punya kesempatan untuk pulih, pikiran lebih tenang, dan metabolisme tetap berjalan normal.
3. Latihan Pernapasan dan Meditasi
Teknik pernapasan sederhana bisa jadi senjata ampuh untuk meredakan stres. Menarik napas dalam, menahannya sebentar, lalu menghembuskannya perlahan mampu menenangkan sistem saraf. Praktik meditasi atau mindfulness juga membantu pikiran lebih fokus pada saat ini, bukan terus-menerus khawatir dengan hal-hal di luar kendali. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini dapat menurunkan tekanan stres dan mencegah dorongan makan berlebihan.
4. Mengatur Pola Makan dengan Bijak
Stres sering kali membuat orang mencari pelarian lewat makanan. Itulah sebabnya istilah “emotional eating” sangat populer. Sayangnya, makanan yang dipilih biasanya tinggi gula atau lemak yang akhirnya membuat berat badan naik. Mengatur pola makan dengan memilih makanan bergizi seimbang bisa membantu tubuh lebih tahan terhadap stres. Buah, sayur, protein sehat, dan biji-bijian utuh mampu menjaga energi stabil, sehingga keinginan ngemil berlebihan dapat ditekan.
5. Luangkan Waktu untuk Hobi
Aktivitas yang menyenangkan terbukti bisa menjadi pelepas stres alami. Membaca buku, menonton film, berkebun, memasak, atau sekadar mendengarkan musik favorit dapat mengalihkan pikiran dari rasa tertekan. Saat hati senang, produksi hormon stres menurun, sehingga dorongan untuk mencari kenyamanan lewat makanan berkurang. Ini cara sederhana namun efektif untuk menjaga kestabilan berat badan.
6. Bersosialisasi dan Berbagi Cerita
Stres sering kali terasa lebih berat ketika dipendam sendiri. Berbicara dengan teman, pasangan, atau keluarga dapat memberikan rasa lega dan dukungan emosional. Bahkan, sekadar berbagi cerita bisa menurunkan kadar kecemasan. Bersosialisasi juga membantu mengurangi kebiasaan “ngemil sendirian” yang biasanya muncul saat merasa tertekan. Dengan koneksi sosial yang sehat, tubuh lebih rileks dan pola makan pun lebih terkontrol.
7. Kurangi Paparan Media Sosial Berlebihan
Tanpa disadari, media sosial sering menjadi sumber stres. Membandingkan diri dengan orang lain, berita negatif yang terus muncul, hingga notifikasi yang tak ada habisnya bisa membuat pikiran semakin penat. Terlalu banyak scrolling juga membuat waktu tidur berkurang dan dorongan ngemil saat larut malam meningkat. Membatasi waktu bermain media sosial, misalnya dengan digital detox beberapa jam sehari, membantu pikiran lebih tenang dan tubuh lebih seimbang.
Menjaga berat badan stabil bukan hanya soal mengatur pola makan atau rajin olahraga, tetapi juga bagaimana mengelola stres dengan baik. Olahraga ringan, tidur cukup, latihan pernapasan, makan sehat, melakukan hobi, bersosialisasi, hingga membatasi media sosial adalah langkah sederhana namun berdampak besar.
Ketika stres bisa dikendalikan, tubuh pun lebih mudah menjaga keseimbangan hormon, nafsu makan tetap teratur, dan berat badan tidak naik-turun secara ekstrem. Ingat, kesehatan fisik dan mental saling berhubungan. Dengan pikiran yang lebih tenang, usaha menjaga tubuh ideal akan terasa lebih mudah dan menyenangkan.