5 Oleh-Oleh Legendaris Khas Kota Semarang yang Wajib Dibawa Pulang

lampu merah di kota semarang
Sumber :
  • pinterest

OlretSemarang bukan cuma soal wisata bersejarah dan kuliner kekinian. Kota yang dijuluki "Kota Lumpia" ini juga punya deretan oleh-oleh legendaris yang sudah menemani generasi demi generasi dari zaman nenek moyang sampai sekarang masih laris manis.

Menjelajahi Kelezatan Ayam Masak Kecap ala Steak: Sensasi Gurih-Manis yang Menggoda Selera

Pulang dari Semarang tanpa bawa oleh-oleh? Rasanya ada yang kurang. Ini dia lima oleh-oleh legendaris khas Semarang yang wajib masuk keranjang belanja sebelum balik ke kota asal.

1. Lumpia Semarang 

Kelana Bentala: Menemukan "Afrika" dan "Swiss" di Ujung Timur Pulau Jawa

Kalau Semarang punya satu makanan yang paling identik dengan kotanya, jawabannya sudah pasti: Lumpia. Camilan berbungkus kulit tipis renyah ini berisi rebung, udang, telur, dan ayam dengan cita rasa gurih manis yang khas dan sulit ditemukan di tempat lain.

Lumpia Semarang adalah hasil akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa yang sudah berlangsung ratusan tahun. Salah satu yang paling legendaris adalah Loenpia Gang Lombok yang berlokasi di Gang Lombok No. 11, Semarang Tengah. Tokonya kecil, tampilannya sederhana, tapi antreannya nggak pernah sepi  baik warga lokal maupun wisatawan dari luar kota.

Rekomendasi Menu Makanan untuk Orang yang Baru Pasang Behel

Fakta menarik: Penjual Loenpia Gang Lombok merupakan keturunan langsung dari pembuat lumpia asli Semarang. Ada dua varian yang tersedia lumpia basah dan lumpia goreng. Lumpia basah tahan 12 jam di luar kulkas, sedangkan lumpia goreng tahan 24 jam.

Harga: Rp25.000–Rp50.000/porsi  |  Frozen pack Rp37.000–Rp300.000 (isi 10–15 buah)

2. Wingko Babat

Siapa yang nggak kenal Wingko Babat? Kue bulat pipih berbahan dasar tepung ketan, kelapa parut, dan gula ini sudah menjadi oleh-oleh wajib Semarang selama puluhan tahun. Teksturnya kenyal, aromanya wangi kelapa panggang, dan rasanya manis legit, cocok banget dinikmati sambil minum teh atau kopi hangat.

Meski aslinya berasal dari Babat, Lamongan, Jawa Timur, Wingko Babat justru lebih identik dengan Semarang karena sudah lama melegenda di kawasan Stasiun Tawang. Merek paling ikonik yang wajib dicoba adalah Wingko Babat Cap Kereta Api yang sudah eksis sejak tahun 1946 dan bisa dengan mudah ditemukan di area stasiun kereta api Semarang.

Fakta menarik: Wingko Babat Cap Kereta Api sudah berdiri lebih dari 75 tahun dan resepnya tetap dipertahankan secara turun-temurun. Kini hadir dalam berbagai varian rasa seperti cokelat, pisang raja, nangka, dan durian.

Halaman Selanjutnya
img_title