4 Alasan Mengapa Makan Pisang Dapat Menyebabkan Sakit Perut

Menurunkan Berat Badan dengan Pisang
Sumber :
  • U-Repot

Olret – Jika berbicara tentang makanan yang mudah dicerna, pisang seringkali berada di urutan teratas dan sering direkomendasikan untuk meredakan sakit perut. Jadi mengapa beberapa orang mengalami sakit perut setelah makan pisang?

4 Makanan Super yang Sudah Familiar dan Membantu Kamu Hidup Lebih Sehat Setiap Hari

Makan pisang adalah kebiasaan yang baik karena pisang adalah buah yang manis dan lezat secara alami serta sumber kalium yang sangat baik. Orang sering menganggap pisang sebagai makanan yang "ramah pencernaan", memberikan energi cepat berkat kandungan karbohidratnya yang tinggi.

Namun, meskipun sering direkomendasikan untuk orang dengan masalah perut, pisang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang, karena jika dikonsumsi berlebihan atau bagi mereka yang memiliki usus sensitif, pisang tetap dapat menyebabkan masalah seperti kembung dan gangguan pencernaan.

Menemukan Surga di Ujung Sumatra: Harmoni Budaya dan Pesona Alam Kepulauan Mentawai

Hal ini karena pisang mengandung FODMAP (sejenis gula yang mudah berfermentasi di usus) dan serat – dua komponen yang dapat mengiritasi sistem pencernaan yang sensitif. Ini dia 4 Alasan Umum Mengapa Makan Pisang Menyebabkan Sakit Perut

1. Sensitivitas terhadap FODMAP

Simfoni Rasa di Bawah Langit Lembah Daun Riverside Bogor

Ilustrasi buah pisang

Photo :
  • https://www.pexels.com/@jibarofoto

Pisang matang mengandung FODMAP, yaitu gula yang cepat berfermentasi yang dapat menyebabkan gas berlebih dan menimbulkan gejala seperti kembung, kram, diare, atau sembelit pada beberapa orang dengan kondisi seperti sindrom iritasi usus besar.

Banyak orang dengan sindrom iritasi usus besar sensitif terhadap makanan yang kaya FODMAP karena banyaknya gas yang dihasilkan di usus, yang dapat memicu respons nyeri yang berlebihan.

2. Konsumsi Serat Berlebihan

Manfaat Pisang

Photo :
  • freepik.com

Satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 3 gram (g) serat, sebagian besar dalam bentuk serat larut. Ini bukan jumlah serat yang berlebihan, karena Pedoman Diet untuk Warga Amerika tahun 2020–2025 merekomendasikan orang dewasa mengonsumsi 28 hingga 34 gram serat per hari.

Namun, mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak sekaligus, atau mengonsumsi pisang bersamaan dengan makanan tinggi serat lainnya (seperti kacang-kacangan, biji-bijian utuh, sayuran, dan buah-buahan lainnya), dapat meningkatkan risiko kembung, gas, dan kram, terutama jika tubuh Anda tidak terbiasa dengan hal tersebut.

3. Orang yang sensitif terhadap sorbitol

Apakah Pisang Baik untuk Diabetes

Photo :
  • U-Repot

Sorbitol adalah alkohol gula alami yang, meskipun umumnya tidak berbahaya, dapat menyebabkan kembung, gas, atau diare jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Bagi kebanyakan orang, jumlah sorbitol dalam satu buah pisang tidak cukup untuk menyebabkan masalah; namun, kram perut masih dapat terjadi jika banyak pisang dimakan sekaligus.

4. Alergi Pisang

Pisang

Photo :
  • Getty Images

Alergi makanan, termasuk alergi pisang, diketahui menyebabkan gejala seperti ruam, gatal, bengkak, dan bahkan gejala pencernaan seperti mual, kram perut, dan muntah.

Jika Anda memiliki alergi pisang, Anda akan mengalami gejala berulang setiap kali Anda makan pisang. Gejala biasanya muncul dalam waktu dua jam, seringkali dalam hitungan menit. Jika Anda mengalami sakit perut disertai mengi, sesak napas, atau pusing, segera cari pertolongan medis.