Darah pada Sperma? Jangan Panik, Ini 5 Fakta Medis yang Wajib Pria Pahami

Makanan Untuk Meningkatkan Kekuatan Sperma Bagi Pria
Sumber :
  • freepik.com

Olret – Ejakulasi berdarah adalah hal yang umum dan biasanya tidak seseram yang dipikirkan banyak orang, tetapi jika pria di atas 40 tahun mengalami kondisi ini, baik itu terus-menerus, berulang, atau disertai gejala lain, mereka harus menemui dokter urologi.

Siapa yang Menularkan? Fakta Medis di Balik Pasutri yang Terkena Gonore

Dr. Pham Duc Manh, dari Departemen Andrologi di Rumah Sakit Pusat Militer 108, mengatakan bahwa menemukan darah dalam air mani (secara medis dikenal sebagai Hematospermia) dapat menjadi pengalaman yang dapat menyebabkan kecemasan dan kekhawatiran yang ekstrem bagi setiap pria.

Namun, alih-alih panik, penting untuk membekali diri dengan pengetahuan medis yang akurat tentang fenomena Darah pada Sperma ini.

6 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Merusak Kualitas Sperma Pria

1. Umum dan Biasanya Tidak Menakutkan

Makanan yang Memperkuat Sperma Pria Muda

Photo :
  • freepik.com

Israel Selatan Membara: Malam Terkelam dalam Konflik Iran-Israel

Meskipun menimbulkan kekhawatiran, hematospermia sebenarnya adalah kondisi yang cukup umum dan dalam sebagian besar kasus bersifat jinak. Banyak kasus bahkan tidak disadari dan menghilang dengan sendirinya. Penyebab paling umum bukanlah kanker atau penyakit serius, melainkan peradangan atau infeksi.

Ini biasanya merupakan infeksi pada vesikula seminalis atau kelenjar prostat, organ yang secara langsung terlibat dalam produksi dan pengangkutan air mani. Menurut literatur medis, "air mani berdarah biasanya merupakan akibat sekunder dari infeksi atau peradangan dan memiliki perjalanan penyakit yang jinak dan sembuh sendiri."

Ini berarti bahwa kondisi tersebut biasanya sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus.

2. Usia adalah prediktor terpenting

Cara Membuat Onani Lebih Seru

Photo :
  • shutterstock

Dalam menilai tingkat keparahan semen berdarah, usia Anda adalah salah satu faktor terpenting yang akan dipertimbangkan dokter Anda.

Pada pria di bawah 40 tahun: Kondisi ini hampir selalu jinak. Tinjauan terhadap basis data besar yang representatif secara nasional di AS hanya menemukan satu diagnosis kanker (testis) di antara 15.106 pasien di bawah 40 tahun, dengan tingkat keganasan 0,01%. Pada usia ini, penyebab paling umum adalah kondisi peradangan jinak, seperti uretritis.

Pada pria di atas 40 tahun: Meskipun risiko keganasan tetap sangat rendah, pemeriksaan yang lebih menyeluruh tetap diperlukan. Terutama jika kondisi tersebut menetap, kambuh, atau disertai gejala lain (seperti darah dalam urin), dokter mungkin akan meminta tes tambahan untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi yang mendasarinya, seperti kanker prostat.

Halaman Selanjutnya
img_title