7 Kebiasaan yang Bikin GERD Kambuh Saat Puasa Ramadhan
- freepik.com
Idealnya, beri jeda minimal 30 sampai 60 menit sebelum kembali berbaring. Gunakan waktu itu untuk aktivitas ringan seperti duduk santai atau menyiapkan hari.
6. Kurang Minum Air Putih
Selama puasa, tubuh hanya punya waktu terbatas untuk memenuhi kebutuhan cairan. Jika asupan air kurang, proses pencernaan menjadi tidak optimal dan lambung lebih sensitif terhadap asam.
Gunakan pola minum bertahap dari berbuka hingga sahur agar tubuh tetap terhidrasi tanpa membuat perut terasa penuh sekaligus.
7. Makan Terlalu Pedas dan Asam Saat Berbuka
Sambal, acar, atau makanan bercita rasa tajam memang menggugah selera. Namun makanan pedas dan asam bisa mengiritasi dinding lambung, terutama setelah seharian kosong.
Bagi penderita GERD, menu berbuka sebaiknya lebih “ramah lambung” seperti sup hangat, sayuran, protein tanpa lemak, dan karbohidrat yang mudah dicerna.
Puasa Tetap Nyaman Tanpa Drama Asam Lambung
GERD bukan alasan untuk tidak menjalani puasa dengan nyaman. Kuncinya ada pada pola makan yang lebih bijak, bukan sekadar menahan lapar. Dengan memilih makanan yang tepat, makan perlahan, dan menghindari kebiasaan yang memicu iritasi lambung, puasa justru bisa membantu memperbaiki pola hidup.
Ramadhan bisa tetap dijalani dengan tenang, ibadah lancar, dan tubuh pun ikut merasa lebih seimbang. Yang penting bukan seberapa banyak makanan saat berbuka, tetapi seberapa cerdas kita menjaganya.