Penyebab Karang Gigi Cepat Muncul dan Cara Mencegahnya
- Freepik.com
Olret – Sudah rajin sikat gigi tapi karang gigi tetap muncul juga? Bahkan kadang baru beberapa bulan setelah scaling, rasa kasar di belakang gigi kembali terasa. Kalau ini sering terjadi, bukan berarti perawatanmu gagal, bisa jadi ada kebiasaan kecil yang tanpa sadar mempercepat terbentuknya karang gigi.
Karang gigi bukan cuma mengganggu penampilan senyum, tapi juga bisa jadi awal dari masalah kesehatan mulut yang lebih serius. Yuk, kita bahas dengan cara yang santai tapi tetap berbobot.
Apa Itu Karang Gigi?
Karang gigi berasal dari plak, lapisan lengket berisi bakteri, sisa makanan, dan air liur yang menempel di permukaan gigi. Jika tidak dibersihkan dalam 24–72 jam, plak ini akan mengeras karena proses mineralisasi dan berubah menjadi karang gigi.
Begitu sudah mengeras, sikat gigi biasa tidak lagi mampu membersihkannya. Inilah mengapa scaling di dokter gigi jadi satu-satunya solusi untuk menghilangkannya.
Yang jadi masalah, beberapa orang memiliki “ritme” pembentukan karang gigi lebih cepat dari normal, dan ini biasanya dipicu oleh faktor gaya hidup.
Kenapa Karang Gigi Bisa Cepat Muncul?
Teknik menyikat yang kurang tepat
Sikat gigi terlalu cepat, asal gerak, atau hanya fokus di bagian depan membuat area sekitar garis gusi dan sela gigi terabaikan. Padahal justru di sanalah plak paling mudah menumpuk.
Jarang membersihkan sela gigi
Sisa makanan di sela gigi adalah surga kecil bagi bakteri. Tanpa flossing, bagian ini akan menjadi titik awal karang gigi.
Terlalu sering ngemil manis
Cemilan manis, minuman kemasan, dan kopi susu kekinian juara banget dalam memicu pertumbuhan bakteri. Bakteri akan mengolah gula menjadi asam yang mempercepat pembentukan plak.
Merokok dan vape
Zat dalam rokok membuat permukaan gigi lebih lengket dan mempercepat penumpukan karang gigi, sekaligus menyebabkan warna gigi menguning kecokelatan.
Mulut kering
Kurangnya produksi air liur membuat mulut tidak mampu membersihkan sisa makanan secara alami. Akibatnya, plak lebih cepat terbentuk dan mengeras.
Faktor genetik
Ya, ini juga berpengaruh. Ada orang yang secara alami lebih mudah membentuk karang gigi karena komposisi mineral pada air liurnya.