Pria Wajib Baca! 3 Fakta Medis yang Membuktikan Ukuran Penis Bukan Segalanya
- google image
"Hal ini menunjukkan kompleksitas penelitian ilmiah dan juga berfungsi sebagai pengingat bahwa angka yang diukur sendiri mungkin tidak secara akurat mencerminkan kenyataan," tegas Dr. Manh.
3. Sebagian besar metode untuk meningkatkan ukuran penis tidak efektif atau sangat berbahaya.
Ukuran Penis
- shutterstock
Dr. Manh juga menyatakan bahwa, karena "ilusi" tentang ukuran penis dan keyakinan bahwa penis mereka terlalu kecil, banyak pria mencari solusi dengan harapan dapat meningkatkan ukurannya.
Namun, literatur medis menyajikan gambaran peringatan. Banyak metode umum sebenarnya tidak efektif dan bahkan dapat menyebabkan bahaya serius.
Menurut Dr. Manh, saat ini ada beberapa metode yang sangat berbahaya untuk meningkatkan ukuran penis, seperti:
Injeksi lemak autologus: Metode ini seringkali menyebabkan hasil yang buruk seperti deformitas penis, penggumpalan lemak, hilangnya estetika, dan pada akhirnya membutuhkan operasi untuk menghilangkan lemak tersebut.
Injeksi silikon cair: Menyebabkan deformasi penis yang parah (parafinoma), yang sangat sulit untuk diperbaiki.
Penggunaan testosteron: Studi menunjukkan bahwa penggunaan testosteron tidak hanya tidak bermanfaat tetapi juga dapat berbahaya.
Pengangkatan ligamen suspensori penis melalui pembedahan: Meskipun dapat meningkatkan panjang penis hingga 2-3 cm, literatur medis mencatat bahwa metode ini memiliki hasil yang terbatas dan merupakan intervensi bedah invasif yang membutuhkan pertimbangan yang sangat hati-hati.
"Dalam semua kasus, terapi psikologis tetap memainkan peran terpenting dalam membantu pria mengatasi kecemasan tentang ukuran penis," kata Dr. Manh.
"Kecemasan tentang ukuran penis itu nyata dan umum. Namun, membekali diri dengan pengetahuan ilmiah yang akurat adalah kunci untuk perspektif yang lebih realistis dan sehat. Alih-alih mengejar standar yang tidak realistis, memahami angka rata-rata dapat membawa ketenangan pikiran dan meningkatkan harga diri.
Panjang penis rata-rata pada pria dewasa Vietnam adalah 6,6 cm saat lembek dan 11,2 cm saat ereksi. Angka ini dapat dijadikan dasar untuk memberi nasihat kepada pasien yang datang berkonsultasi karena mengira penis mereka kecil, padahal sebenarnya mereka memiliki penis berukuran normal."
"Kepercayaan diri sejati tidak diukur dalam sentimeter, tetapi dalam memahami dan menghargai tubuh Anda sendiri," kata Dr. Manh.