Pria Wajib Baca! 3 Fakta Medis yang Membuktikan Ukuran Penis Bukan Segalanya

Penis
Sumber :
  • google image

Olret – Banyak pria sering melebih-lebihkan ukuran penis mereka, mengira ukurannya terlalu kecil dan ingin memperbesar serta memperpanjangnya. Namun, ada banyak kesalahpahaman tentang hal ini.

Dilansir dari media Vietnam 24h.com.vn, Dr. Pham Duc Manh, dari Departemen Andrologi di Rumah Sakit Militer 108, menunjukkan bahwa orang sering memiliki kesalahpahaman tentang ukuran penis.

Menggulir Layar Ponsel Sebelum Tidur Mengikis Keintiman Pernikahan

Oleh karena itu, banyak pria melebih-lebihkan ukuran penis mereka dan mengira ukurannya terlalu kecil, berharap untuk memperbesar dan memperpanjangnya.

Dr. Manh menunjukkan bahwa, pada kenyataannya, ada 5 fakta tentang penis yang perlu diketahui semua orang:

1. Ukuran penis rata-rata pria Vietnam lebih kecil dari yang Anda bayangkan.

4 Penyebab Umum Ejakulasi yang Menyakitkan

Cara Membuat Penis Wangi

Photo :
  • gattyimage

Dr. Manh mengutip salah satu temuan terpenting dari penelitian Nguyen Thanh Nhu dan rekan-rekannya (2008) tentang ukuran penis pria dewasa Vietnam. Angka rata-rata yang tercatat adalah sebagai berikut:

Lampu Kuning di Ranjang: Kenali Gejala Awal Disfungsi Ereksi Bagi Pria

Panjang ereksi: 11,2 ± 1,7 cm

Panjang tanpa ereksi: 6,6 ± 1,4 cm

Angka ini tidak hanya memberikan titik referensi praktis dan berbasis ilmiah bagi pria Vietnam, tetapi juga berharga jika ditempatkan dalam konteks internasional.

Penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara ukuran penis pria Vietnam (11,2 cm) dan pria keturunan Tionghoa di Malaysia (11,6 cm), dan secara umum, pria keturunan Asia cenderung memiliki penis yang lebih kecil daripada pria keturunan Kaukasia.

Hal ini menunjukkan bahwa angka di atas sepenuhnya normal dalam kelompok ras yang besar, sehingga membantu mengurangi kecemasan yang tidak perlu.

Studi ini juga memberikan definisi medis tentang "penis kecil" pada pria Vietnam: didefinisikan sebagai panjang ereksi < 7,8 cm dan panjang lembek < 3,8 cm. Angka ini bukanlah ambang batas sembarangan.

Dalam kedokteran, suatu indeks hanya dianggap abnormal jika jauh di bawah kisaran nilai yang paling umum dalam populasi (khususnya, kurang dari rata-rata dikurangi dua kali simpangan baku).

Ini berarti bahwa hanya sebagian kecil pria yang benar-benar termasuk dalam kategori "penis kecil" menurut definisi medis.

2. Mengukur penis di rumah tidak memberikan hasil yang akurat.

Prosedur Pembesaran Penis

Photo :
  • freepik.com

Menurut Dr. Manh, mengukur ukuran penis sendiri di rumah mungkin tidak memberikan hasil yang akurat. Menurut literatur medis, mengukur panjang penis ereksi secara akurat adalah prosedur medis yang kompleks.

Untuk hasil yang dapat diandalkan, peneliti harus menyuntikkan obat ke dalam korpus kavernosum untuk menginduksi ereksi. Prosedur ini harus dilakukan di rumah sakit karena membawa risiko komplikasi seperti ereksi yang berkepanjangan dan menyakitkan yang membutuhkan intervensi medis segera.

"Hal ini menunjukkan kompleksitas penelitian ilmiah dan juga berfungsi sebagai pengingat bahwa angka yang diukur sendiri mungkin tidak secara akurat mencerminkan kenyataan," tegas Dr. Manh.

3. Sebagian besar metode untuk meningkatkan ukuran penis tidak efektif atau sangat berbahaya.

Ukuran Penis

Photo :
  • shutterstock

Dr. Manh juga menyatakan bahwa, karena "ilusi" tentang ukuran penis dan keyakinan bahwa penis mereka terlalu kecil, banyak pria mencari solusi dengan harapan dapat meningkatkan ukurannya.

Namun, literatur medis menyajikan gambaran peringatan. Banyak metode umum sebenarnya tidak efektif dan bahkan dapat menyebabkan bahaya serius.

Menurut Dr. Manh, saat ini ada beberapa metode yang sangat berbahaya untuk meningkatkan ukuran penis, seperti:

Injeksi lemak autologus: Metode ini seringkali menyebabkan hasil yang buruk seperti deformitas penis, penggumpalan lemak, hilangnya estetika, dan pada akhirnya membutuhkan operasi untuk menghilangkan lemak tersebut.

Injeksi silikon cair: Menyebabkan deformasi penis yang parah (parafinoma), yang sangat sulit untuk diperbaiki.

Penggunaan testosteron: Studi menunjukkan bahwa penggunaan testosteron tidak hanya tidak bermanfaat tetapi juga dapat berbahaya.

Pengangkatan ligamen suspensori penis melalui pembedahan: Meskipun dapat meningkatkan panjang penis hingga 2-3 cm, literatur medis mencatat bahwa metode ini memiliki hasil yang terbatas dan merupakan intervensi bedah invasif yang membutuhkan pertimbangan yang sangat hati-hati.

"Dalam semua kasus, terapi psikologis tetap memainkan peran terpenting dalam membantu pria mengatasi kecemasan tentang ukuran penis," kata Dr. Manh.

"Kecemasan tentang ukuran penis itu nyata dan umum. Namun, membekali diri dengan pengetahuan ilmiah yang akurat adalah kunci untuk perspektif yang lebih realistis dan sehat. Alih-alih mengejar standar yang tidak realistis, memahami angka rata-rata dapat membawa ketenangan pikiran dan meningkatkan harga diri.

Panjang penis rata-rata pada pria dewasa Vietnam adalah 6,6 cm saat lembek dan 11,2 cm saat ereksi. Angka ini dapat dijadikan dasar untuk memberi nasihat kepada pasien yang datang berkonsultasi karena mengira penis mereka kecil, padahal sebenarnya mereka memiliki penis berukuran normal."

"Kepercayaan diri sejati tidak diukur dalam sentimeter, tetapi dalam memahami dan menghargai tubuh Anda sendiri," kata Dr. Manh.