Media Asia Menghujani Quang Hai Dengan Pujian
- thethao247.vn
Olret – Media Asia memberikan pujian tinggi kepada Nguyen Quang Hai setelah penampilannya yang gemilang dalam kemenangan Hanoi Police 4-0 atas BG Tampines Rovers di leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two.
Menurut ESPN Asia, setelah penampilan impresif mereka di babak penyisihan grup, perwakilan Singapura, BG Tampines Rovers, berada di ambang kehancuran.
Kekalahan 0-4 melawan Hanoi Police bukan hanya kekalahan telak tetapi juga konfirmasi perbedaan kelas, di mana Nguyen Quang Hai sekali lagi membuktikan mengapa ia tetap menjadi salah satu bintang paling bersinar di Vietnam.
ESPN Asia menekankan bahwa: "Nguyen Quang Hai dari Vietnam telah lama menjadi mimpi buruk bagi banyak lawan di Asia Tenggara, terutama di tingkat internasional."
Yang menarik, artikel tersebut menyoroti perubahan peran gelandang kelahiran 1997 itu. Alih-alih hanya berperan sebagai pengatur serangan seperti sebelumnya, Quang Hai telah menunjukkan evolusi dalam gaya bermainnya:
"Dan seperti banyak bintang besar ketika memasuki puncak karier mereka, peran Quang Hai telah bergeser. Alih-alih hanya menciptakan peluang, kali ini ia bersinar dalam peran sebagai pencetak gol dengan kaki kirinya yang terkenal."
Hal ini terbukti jelas ketika ia langsung mencetak dua gol dalam kemenangan CAHN. Untuk gol pertama, tendangan Léo Artur memaksa kiper Syazwan Buhari menepis bola, dan Quang Hải berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk dengan akurat menyambar bola rebound.
Hanya 3 menit kemudian, ia terus menunjukkan kehebatannya dengan mengecoh bek lawan sebelum dengan tenang menyelesaikan peluang untuk meningkatkan skor menjadi 2-0.
Media Asia mengomentari bahwa kehadiran Quang Hai membuat perbedaan besar bagi Hanoi Police. Setiap kali ia menyentuh bola, pertahanan Tampines Rovers langsung siaga. Ia tidak hanya berkontribusi secara teknis tetapi juga membawa kepercayaan diri dan ritme bagi seluruh tim.
Setelah babak pertama yang spektakuler dengan tiga gol, ESPN Asia mengakui:
“Tampines menciptakan beberapa peluang berbahaya dan bisa saja mencetak setidaknya satu gol, meskipun mereka juga meninggalkan banyak celah saat menyerang. Salah satu alasan mereka memiliki lebih banyak ruang gerak adalah karena Quang Hai masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-64 setelah menjalankan tugasnya dengan sangat baik.”
ESPN Asia memuji bagaimana permainan CAHN berpusat pada Quang Hai. Saat ia berada di lapangan, tempo serangan tim tuan rumah selalu tinggi, dengan kombinasi umpan tajam dan umpan-umpan yang membongkar pertahanan lawan. Saat ia meninggalkan lapangan, CAHN masih mengendalikan permainan dengan baik tetapi kurang memiliki daya ledak seperti sebelumnya.
Artikel ini juga menempatkan pertandingan ini dalam konteks yang lebih luas dari AFC Champions League Two. Tampines Rovers tampil sangat mengesankan di babak penyisihan grup, memenangkan 16 dari 18 poin, mengungguli Pohang Steelers untuk memuncaki grup.
Mereka bermimpi untuk mengulangi prestasi Lion City Sailors, tim Singapura pertama yang mencapai final turnamen kontinental musim lalu. Namun, penampilan Quang Hai dan CAHN memadamkan ambisi itu hampir seketika di leg pertama.