Para Penggemar Chelsea Geram dengan Keputusan Kontroversial VAR
- thethao247.vn
Olret – Unggul dua gol dan mendominasi penguasaan bola, Chelsea tetap membiarkan Leeds menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah serangkaian kesalahan pertahanan, yang membuat marah para penggemar dengan kontroversi seputar dugaan handball dan pertahanan yang buruk.
Chelsea mengubah malam yang tampak damai menjadi mimpi buruk, membiarkan Leeds United menyamakan kedudukan menjadi 2-2 meskipun unggul dua gol di awal pertandingan.
Kebangkitan tim tamu berawal dari serangkaian kesalahan pertahanan beruntun oleh The Blues, ditambah dengan kontroversi besar seputar dugaan handball sebelum gol peny equalizer.
Selama lebih dari satu jam pertandingan, semuanya berjalan sesuai rencana tim tuan rumah. Joao Pedro membuka skor, sebelum Cole Palmer menggandakan keunggulan dari titik penalti, memberi Chelsea kendali. Namun, hanya dalam tujuh menit kekacauan, keunggulan itu benar-benar lenyap.
Pada menit ke-67, Lukas Nmecha memperkecil selisih dari titik penalti. Kemudian, kelengahan pertahanan membuka jalan bagi Noah Okafor untuk dengan mudah menyarangkan bola dari jarak dekat.
Umpan panjang Trevoh Chalobah yang kurang tepat memungkinkan Jayden Bogle mendekat. Josh Acheampong mencoba mengembalikan bola kepada Robert Sanchez, tetapi Bogle berhasil menguasainya, sebelum Nmecha memberikan umpan terobosan kepada Okafor untuk menyamakan kedudukan.
Seketika itu juga, gelombang kemarahan meletus di tribun dan di media sosial. Banyak penggemar Chelsea berpendapat bahwa Bogle telah menyentuh bola dengan tangan ketika ia berebut bola di luar kotak penalti. “TIDAK ADA HANDBALL?”, seru seorang penggemar dengan marah.
Penggemar lain bahkan lebih pedas: “Wasit Liga Premier sangat buruk. Gol Leeds tidak sah, itu jelas handball.”
Pusat kendali VAR Liga Premier kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengkonfirmasi keputusan untuk mengesahkan gol tersebut, menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran handball dalam proses yang menyebabkan gol peny equalizer.
Namun, kemarahan para penggemar Chelsea tidak berhenti pada kontroversi VAR. "Kami mengacaukan semuanya," aku salah seorang penggemar.
"Pertahanan Chelsea terburuk yang pernah Anda lihat," komentar sarkastik penggemar lainnya.
Palmer memiliki kesempatan untuk menebus kesalahannya di akhir pertandingan ketika ia tidak terkawal, tetapi tembakan jarak dekatnya melayang di atas mistar gawang, yang membuat para penonton di Stamford Bridge terkejut. Kesempatan yang terbuang itu melengkapi malam yang ingin dilupakan, di mana Chelsea menyia-nyiakan kemenangan dengan cara yang paling menyakitkan.