Perempuan yang Menangis Karena Disakiti Lelaki, Setiap Langkah Lelaki Itu Dikutuk Malaikat

Wanita tak mudah menangis
Sumber :
  • pexel

Lalu bagaimana jika istri berbuat dosa yang melanggar syariat agama (seperti berselingkuh), Allah SWT telah menjelaskan jawabannya dalam surat An-nisa ayat 34 yang artinya:

Di Balik Ucapan "Happy Anniversary": Kisah Pilu Helwa Bachmid yang Mengaku Istri Cadangan yang Terlantar

“…Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka, dan jauhilah mereka di tempat tidur, dan pukullah mereka. Jika mereka menaati kalian, janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.” (QS. An-nisa:34)

Kenapa Laki-Laki Lebih Mudah Lupa Sesuatu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Dari ayat di atas, ada 3 hal yang boleh dilakukan suami saat ia merasa diperlakukan tak adil oleh istrinya:

Menasihati istri dengan tutur kata yang baik.Apabila istri tidak bisa dinasihati, maka suami boleh mendiamkannya (pisah ranjang). Jika masih tidak digubris, barulah suami boleh memukul istrinya dengan syarat pukulan itu tidak boleh menimbulkan cedera, tidak boleh memukul di wajah.

Cerita Uya Kuya Dapat Bantuan Yusuf Hamka Saat Kasus Penjarahan

Tidak boleh memukul dengan tongkat dan benda lain yang keras. Pukulan cukup dilakukan dengan tangan dan tidak untuk menyakiti. Melainkan hanya sebagai pelajaran.

Perlu diingat bahwa pukulan ini menjadi opsi terakhir apabila istri benar-benar tidak bisa intropeksi diri. Karena bagaimanapun juga Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam juga tidak menyukai laki-laki yang berbuat kasar, sebagaimana sabdanya:

“Apakah pantas, salah seorang di antara kalian memukul istrinya seperti seorang budak tetapi kemudian menggaulinya di penghujung malam?”

Allah SWT menganjurkan seorang suami untuk bersabar menghadapi istrinya, sebagaimana firmannya:

"Wahai orang-orang beriman! Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.” (Q.S.al-Nisa: 19)

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hukum menyakiti hati wanita tidak boleh. Suami wajib memperlakukan istrinya dengan baik kecuali si istri melakukan perbuatan sangat keji.

Wanita itu untuk dijaga, bukan untuk dikasari. Jangan membentak wanita, karena hatinya sangat lembut dan sensitif. Wanita mudah menangis hanya karena hal sepele, jaga ucapanmu, bisa jadi ucapan yang kamu anggap biasa tapi baginya itu menyakitkan.

Halaman Selanjutnya
img_title