Update Terkini: Fakta di Balik Kembalinya 7 Pemain Malaysia Hadapi Vietnam

Timnas Malaysia
Sumber :
  • thethao247.vn

Olret – Keputusan CAS untuk menangguhkan sementara hukuman skorsing telah membantu Malaysia mengatasi dilema personel menjelang pertandingan melawan Vietnam, tetapi dasar hukum di baliknya tetap kompleks dan belum terselesaikan.

Tembus 5 Juta Unit! Mazda CX-5 Cetak Rekor Global, Sinyal Bahaya Bagi Pesaing SUV?

Keputusan terbaru dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah memberikan tim nasional Malaysia sedikit kelegaan sementara sebelum pertandingan melawan Vietnam. Namun, pencabutan hukuman skorsing hanyalah formalitas hukum dan tidak berarti para pemain naturalisasi telah dibebaskan dari kesalahan.

Oleh karena itu, CAS telah menyetujui permintaan untuk menangguhkan sementara hukuman skorsing terhadap tujuh pemain naturalisasi Malaysia, termasuk Joao Figueiredo, Jon Irazabal, Hector Hevel, Gabriel Palmero, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Facundo Garces.

Guncang Asia Tenggara! Fans Bersatu Serukan Gol Spektakuler Dinh Bac Jadi yang Terbaik di Piala Asia U-23

Ini bukanlah "perubahan haluan" atau tanda bahwa mereka tidak bersalah, melainkan mekanisme untuk melindungi hak para pemain untuk menjalankan profesi mereka sambil menunggu putusan akhir.

Pada prinsipnya, secara hukum, sementara kasus tersebut masih menunggu putusan akhir, CAS berhak menerapkan tindakan sementara untuk mencegah kerugian yang tidak dapat diperbaiki pada individu yang terlibat.

Tangis dan Amarah: Begini Reaksi Brutal Suporter Tiongkok Usai Dinh Bac Permalukan Li Hao!

Selama berbulan-bulan, karier kelompok pemain ini praktis "terhenti," tidak dapat bermain, tidak dapat mendaftar untuk pertandingan, dan berada di bawah tekanan mental yang sangat besar. Oleh karena itu, keputusan CAS dianggap manusiawi, memprioritaskan kepentingan individu sambil menunggu kesimpulan akhir.

Langkah ini juga mencerminkan peran Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Pada 8 Januari, FAM secara resmi mengajukan banding ke CAS, meminta penangguhan sementara agar para pemain dapat terus bermain untuk klub mereka.

Sebelumnya, FIFA telah mengeluarkan sanksi pada September 2025, menuduh FAM menggunakan dokumen palsu dalam proses verifikasi kelayakan kelompok pemain naturalisasi tersebut. FAM didenda 350.000 franc Swiss, sementara setiap pemain menerima penangguhan selama 12 bulan dan denda 2.000 franc Swiss.

Setelah banding mereka ke Komite Banding FIFA ditolak pada 3 November 2025, membawa kasus ini ke CAS dipandang sebagai langkah yang tepat secara hukum oleh FAM. Dengan keputusan terbaru ini, tujuh pemain dapat kembali ke lapangan untuk sementara waktu di level klub, sehingga membantu Malaysia menstabilkan skuadnya di tengah krisis kepercayaan dalam sepak bola Malaysia.

Halaman Selanjutnya
img_title