MU Incar Posisi 4 Besar, Sang Pencetak Gol Terbanyak Siap Kembali?
- google image
Olret – Menyaksikan performa gemilang Mason Greenwood di Marseille, manajemen Manchester United telah memulai diskusi tentang pengaktifan klausul pembelian kembali untuk membawa kembali "kesayangan" mereka.
Mason Greenwood sedang mengalami periode terbaik dalam kariernya sejak meninggalkan Manchester United pada musim panas 2024. Di Marseille, striker berusia 24 tahun ini bukan hanya pemain kunci tetapi juga salah satu striker paling ditakuti di Eropa di bawah manajer Roberto De Zerbi.
Rekor mencetak golnya yang mengesankan telah memaksa tim pencari bakat di Old Trafford untuk mempertimbangkan secara serius kemungkinan reuni.
Menurut sumber yang dapat dipercaya, para pejabat senior Manchester United telah membahas secara internal pengaktifan klausul pembelian kembali yang tercantum dalam kontrak Greenwood untuk menjualnya ke Ligue 1.
Klausul ini akan memungkinkan MU untuk membawanya kembali dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada nilai pasarnya saat ini. Ini adalah langkah yang diperhitungkan, terutama mengingat Greenwood telah mencetak lebih dari 20 gol hanya dalam dua musim di Prancis, memimpin daftar pencetak gol terbanyak dan menerima pujian atas potensinya untuk memenangkan Ballon d'Or.
Namun, jalan Greenwood kembali ke klub lamanya masih menghadapi banyak rintangan. Secara profesional, Manchester United sedang menjalani restrukturisasi di bawah manajer sementara Michael Carrick, dan prioritas saat ini adalah memperkuat posisi gelandang bertahan daripada posisi sayap.
Selain itu, kontroversi di luar lapangan di masa lalu tetap menjadi isu sensitif bagi citra klub, meskipun tuduhan terhadapnya telah lama dicabut.
Sementara itu, Marseille menganggap Greenwood sebagai aset yang tak ternilai dan sepertinya tidak akan membiarkan pemain bintang mereka pergi begitu saja. Klub Prancis itu baru-baru ini menolak tawaran besar sebesar £87 juta dari Al-Hilal (Arab Saudi) untuk mempertahankan striker tersebut.
Greenwood sendiri dilaporkan telah menetap di Prancis dan tidak terburu-buru untuk membuat keputusan tentang masa depannya. Namun, daya tarik Liga Premier dan kesempatan untuk mendapatkan kembali tempatnya di tim nasional Inggris bisa menjadi faktor kunci jika Manchester United bertekad untuk mengejar transfer ini di jendela transfer musim panas mendatang.