6 Tantangan Kerja WFH, Remote Worker Relate Banget!
- freepik.com
Motivasi naik turun
Ada hari di mana kerja terasa ringan dan produktif. Tapi ada juga hari ketika semangat hilang entah ke mana. Tanpa atmosfer kantor dan pengawasan langsung, motivasi sangat bergantung pada disiplin diri.
Di sinilah pentingnya membuat rutinitas yang teratur mulai dari mandi sebelum kerja, ganti baju rapi, bikin to-do list harian, dan menetapkan target realistis. Rutinitas kecil ini membantu otak masuk ke “mode kerja”.
Tantangan komunikasi dan miskom
Chat seringkali kehilangan konteks emosi. Kalimat singkat bisa terdengar ketus, instruksi bisa disalahartikan. Tanpa bahasa tubuh dan intonasi, risiko miskomunikasi meningkat.
Karena itu, jangan ragu klarifikasi lewat video call atau voice note jika pesan terasa ambigu. Komunikasi yang jelas menghemat energi dan mengurangi drama yang tidak perlu.
WFH memang memberi fleksibilitas luar biasa, tapi juga menuntut kedewasaan dalam mengatur diri. Kuncinya bukan sekadar bekerja dari rumah, melainkan menciptakan sistem yang mendukung kesehatan mental, produktivitas, dan keseimbangan hidup.
Kalau kamu merasa lelah meski “cuma di rumah”, itu valid. Remote working bukan berarti lebih mudah hanya berbeda tantangannya. Tapi semua tantangan ini bisa diatasi dengan menerapkan manajemen waktu, komunikasi yang sehat, serta keberanian untuk menjaga batas diri.