Kisah Nyata : Menantang Penghuni Dunia Lain Sumbing, Ngeri.

Pos 4 Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik
Sumber :
  • Viva/Idris Hasibuan

"ah banyak bacot kamu wir!" kata jotir yg tanpa basa basi langsung menggeledah isi tas dawir

Profil dr. Byanca Lauwardi: Dedikasi Dokter Muda dalam Dunia Medis dan Olahraga Berkuda

terkejut kami ketika melihat barang bawaan dawir terkesan aneh

yaitu bambu kuning, bunga semacam buat ritual, kemenyan dan ada batok kelapa

Yadea Siap Rilis Motor Listrik Rakitan Lokal di Vietnam dengan Fitur Keselamatan Aktif

ditambah lagi terdapat foto dea yg ada ditas tersebut "kamu udah gila ya wir?" kata vita yg kaget melihat ini semua

"oh jadi ini yg buat kamu harus sampai puncak?, cuma mau bikin sesajen dipinggir kawah?, trus kamu mau kita semua jadi tumbal. kamu gk waras wir!" kata anto

Menjaga "Kota Tertua" Tetap Asri: Mengenal Peran Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang

tampaknya dawir mulai tersudut "oke aku jujur, sebenarnya aku kesini mau cari pelet, aku mau balas dendam dengan dea & keluarganya" jelas dawir

"sakit hati aku, mereka gk pernah ngehargai orang lain. itu juga alasan kenapa aku gk sama dea lagi karena orang tuanya gk setuju" tambahnya

kami semua kaget dengan penjelasan itu "gk mau tau aku pokoknya kita langsung turun, gk usah nerusin buat summit. aku gk mau ketemu malam lagi digunung ini" tegas vita

"kita turun sekarang, kalo kamu masih maksa buat naik, aku bakal kasih tau semua ini sama orang tuanya dea" kata anto

akhirnya kita semua sepakat buat turun. tapi perjalanan ini tidak sia sia. karena kami menikmati pemandangan lautan awan sebentar lalu bergegas pulang

dan kami semua turun tanpa ada kendala apapun gunung kini terlihat normal normal saja dengan banyaknya pendaki yg berpapasan dengan kami