Bukan Sekadar Flu, Perubahan Suhu Mendadak Kini Jadi Ancaman Stroke

Cuaca Dingin Vietnam
Sumber :
  • vnexpress.net

Olret – Cuaca panas dan dingin yang tidak menentu di berbagai negara termasuk indonesia dan Vietnam Utara, ditambah dengan kelembapan tinggi, secara signifikan meningkatkan risiko stroke, terutama pada "jam-jam mematikan" di pagi hari, waktu yang cenderung diabaikan banyak orang.

6 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Merusak Kualitas Sperma Pria

Vietnam Utara memasuki periode transisi dari musim semi ke musim panas, yang ditandai dengan pergantian cuaca panas dan dingin, gerimis, dan kelembapan yang bervariasi sepanjang hari.

Cuaca seperti ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan tetapi juga secara signifikan meningkatkan penyakit pernapasan, gangguan muskuloskeletal, alergi, dan terutama kejadian kardiovaskular akut, termasuk stroke.

Darah pada Sperma? Jangan Panik, Ini 5 Fakta Medis yang Wajib Pria Pahami

Dilansir dari Vietnam Express, menurut Dr. Nguyen Huy Hoang, transisi antar musim adalah saat sistem peredaran darah mudah "terpicu" oleh perubahan kecil pada suhu, kelembapan, atau tekanan.

Risiko ini bahkan lebih nyata bagi individu dengan faktor risiko yang sudah ada sebelumnya seperti hipertensi, diabetes, penyakit kardiovaskular, penyakit paru-paru kronis, atau kebiasaan seperti merokok dan minum alkohol.

OPPO Find N6: Melibas Batas Lipat dengan Kamera 200MP dan Baterai Raksasa 6.000mAh

Stroke dan Serangan Jantung

Photo :
  • 24h.com.vn

Pagi hari, terutama antara pukul 6 dan 9 pagi, dianggap sebagai waktu paling berbahaya. Banyak penelitian menunjukkan bahwa sekitar 25-30% stroke terjadi dalam satu jam pertama setelah bangun tidur.

Saat beralih dari keadaan istirahat ke aktivitas, detak jantung meningkat dengan cepat, pembuluh darah menyempit, dan tekanan darah dapat dengan mudah melonjak. Secara bersamaan, sistem saraf, sistem endokrin, dan mekanisme pembekuan darah juga berubah dengan cara yang tidak menguntungkan.

Pada waktu ini, tekanan darah pagi hari seringkali lebih tinggi, terutama pada orang dengan riwayat hipertensi atau aterosklerosis. Bersamaan dengan itu, trombosit lebih rentan menggumpal, faktor pembekuan meningkat, dan mekanisme fibrinolitik terhambat, sehingga gumpalan darah lebih mudah terbentuk tetapi lebih sulit dihilangkan.

Kadar kortisol yang tinggi juga membuat pembuluh darah lebih sensitif, menyebabkan plak aterosklerotik menjadi tidak stabil dan berpotensi menyebabkan penyumbatan atau pecah.

Risiko tidak terbatas pada pagi hari; malam hari juga menimbulkan risiko. Meninggalkan tempat tidur yang hangat untuk pergi ke kamar mandi yang dingin dan lembap atau mandi larut malam atau mandi air dingin dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit tiba-tiba, yang menyebabkan peningkatan tekanan darah yang cepat dan berpotensi menyebabkan stroke.

Banyak kebiasaan yang tampaknya tidak berbahaya sebenarnya dapat menjadi pemicu. Langsung bangun dari tempat tidur setelah bangun tidur menyebabkan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba, yang tidak sempat diadaptasi oleh otak.

Langsung keluar ke tempat dingin atau melakukan olahraga intensitas tinggi sebelum tubuh benar-benar hangat juga meningkatkan tekanan pada sistem kardiovaskular. Selain itu, tidak minum air setelah bangun tidur membuat darah lebih kental, meningkatkan risiko pembekuan darah.

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah stroke di pagi hari?

Air Hangat Dicampur Lemon

Photo :
  • freepik.com/@kamranaydinov

Untuk mengurangi risiko, orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berbaring beberapa menit lebih lama setelah bangun tidur dan melakukan beberapa gerakan ringan sebelum duduk.

Minum segelas air hangat (sekitar 200 ml) segera setelah bangun tidur membantu melancarkan peredaran darah. Pada hari yang dingin, jaga agar tubuh tetap hangat, hindari perubahan suhu yang tiba-tiba, dan jangan berolahraga terlalu pagi atau terlalu berat.

Pengendalian tekanan darah, gula darah, lipid darah yang baik, dan kepatuhan terhadap pengobatan sesuai petunjuk dokter memainkan peran penting dalam pencegahan stroke.

Orang juga perlu mengenali tanda-tanda peringatan dini seperti sakit kepala hebat, pusing, kehilangan keseimbangan, penglihatan kabur, dan mati rasa atau kelemahan pada satu sisi tubuh. Ketika gejala-gejala ini muncul, pasien harus segera dibawa ke fasilitas medis, karena setiap menit yang berlalu memengaruhi peluang pemulihan.

Aturan FAST adalah cara cepat untuk mengidentifikasi stroke: wajah terkulai, kelemahan atau mati rasa pada satu lengan, kesulitan berbicara atau bicara cadel, dan segera menghubungi layanan darurat ketika tanda-tanda ini muncul.