3 Makanan yang Dikombinasikan Dengan Telur Bisa Mengurangi Lemak Darah
- olret.id
Olret – Kombinasi telur dengan tomat dapat melindungi sistem kardiovaskular, bayam membantu menjaga kesehatan mata, mencegah anemia, dan jamur shiitake untuk menurunkan kolesterol.
Karena mengandung protein, vitamin, dan mineral yang lengkap, telur dianggap sebagai "makanan sempurna" dan penting dalam diet harian. Namun, banyak orang tidak tahu bahwa nutrisi dalam telur akan meningkat secara signifikan jika dikombinasikan dengan bahan lain, alih-alih hanya dikonsumsi begitu saja.
Dari melindungi sistem kardiovaskular hingga menjaga kesehatan mata dan tulang, ketiga kombinasi di bawah ini akan membantu telur menjadi lebih efektif.
Telur dan Tomat: Antioksidan dan Kesehatan Jantung
Memakan 1 Butir Telur Setiap Hari
- olret.id
Likopen, antioksidan utama dalam tomat, lebih baik diserap tubuh jika dikonsumsi bersama lemak. Lemak alami dalam telur membantu penyerapan likopen, meningkatkan efek anti-penuaannya, mencegah kerusakan sel, dan melindungi kesehatan jantung.
Menurut Rumah Sakit Universitas Bundang Seoul, likopen membantu mencegah kanker prostat, kanker payudara, dan kanker saluran pencernaan. Tomat juga kaya akan vitamin P, yang membantu menurunkan tekanan darah dan memiliki efek positif dalam mencegah hipertensi dan penyakit pembuluh darah.
Secara khusus, likopen dalam tomat memiliki efek menghambat radikal bebas, mencegah penuaan. Likopen juga meningkatkan produksi kolagen, meningkatkan elastisitas kulit, dan mencegah munculnya bintik hitam dan bintik-bintik.
Tomat hanya mengandung 35 kkal, kaya akan air dan serat, mendukung penurunan berat badan, memulihkan energi, mendetoksifikasi alkohol, dan menghilangkan natrium. Hidangan seperti telur goreng dengan tomat atau telur orak-arik yang dimasak dengan tomat tidak hanya lezat tetapi juga merupakan kombinasi nutrisi yang optimal.
Telur dan bayam: Lindungi mata, cegah anemia
Bayam
- -
Bayam masuk dalam 10 besar makanan super terbaik di dunia oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), majalah Time AS, dan Harvard School of Public Health. Bayam dikenal sebagai "raja sayuran" berkat nilai gizinya yang tinggi.
Bayam khususnya kaya akan lutein dan zeaxanthin—dua zat penting yang membantu melindungi kesehatan mata. Keduanya larut dalam lemak, sehingga ketika dikonsumsi bersama lemak alami dalam telur, penyerapannya jauh lebih baik.
Selain itu, zat besi dan folat dalam bayam yang dikombinasikan dengan protein dalam telur juga membantu pembentukan darah dan mencegah anemia. Menambahkan bayam ke dalam hidangan seperti telur goreng, telur dadar, atau telur orak-arik akan membantu menyeimbangkan nutrisi secara optimal, kombinasi yang mudah diterapkan dalam menu sehari-hari.
Telur dan jamur: Meningkatkan kesehatan tulang, menurunkan kolesterol
Jamur kaya akan vitamin D, yang membantu tubuh menyerap kalsium. Ketika dikombinasikan dengan kalsium dan protein dari telur, keduanya memiliki efek sinergis dalam menjaga kesehatan tulang dan otot.
Khususnya, jamur shiitake dianggap sebagai bahan yang baik untuk kesehatan pembuluh darah. Senyawa dalam jamur shiitake seperti eritadenin, asam linolenat, dan vitamin E membantu menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).
Asosiasi Jantung Amerika pernah menempatkan jamur shiitake sebagai makanan terbaik untuk kesehatan jantung.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Masyarakat Ilmu Pangan dan Gizi Korea menemukan bahwa kelompok uji yang mengonsumsi teh jamur shiitake selama 12 minggu mengalami penurunan kadar LDL, trigliserida, dan kolesterol total secara signifikan.
Batang jamur shiitake, yang sering dibuang orang, mengandung serat empat kali lebih banyak daripada kulitnya, yang membantu membuang limbah dari pembuluh darah secara efektif. Lebih lanjut, karena eritadenin larut dalam air, penyerapannya lebih ditingkatkan ketika diseduh ke dalam teh.