MU Tanpa Arah! Newcastle Beri Pelajaran Berharga Soal Strategi yang Bikin Fans Setan Merah Geram
- getty image
Secara defensif, Newcastle mempertahankan blok pertahanan rendah, fokus pada menutup lini tengah, di mana Mbeumo dan Cunha sering bergerak masuk, membuat MU frustrasi. Bahkan ketika Newcastle bermain dengan sepuluh pemain untuk sebagian besar babak kedua, MU tetap tidak mampu menciptakan tekanan yang cukup. Ini menunjukkan bahwa masalahnya bukan hanya terletak pada performa individu, tetapi juga pada pendekatan taktis secara keseluruhan.
Kekalahan ini sekali lagi menimbulkan pertanyaan tentang manajemen personel Carrick. Mendorong Mbeumo ke sayap menghilangkan ancaman serangan tengah yang dinamis dari MU, sementara Sesko – seorang striker yang sangat bergantung pada permainan sayap – kekurangan dukungan yang memadai.
Untuk meningkatkan kemampuan mereka menembus pertahanan melawan tim yang bermain bertahan, Carrick mungkin perlu mempertimbangkan untuk mengembalikan Mbeumo ke peran striker tengahnya yang familiar, dan menggunakan kembali pemain sayap sejati seperti Amad Diallo. Hanya dengan mengembalikan lebar serangan, MU dapat menciptakan lebih banyak peluang yang jelas.
Kekalahan melawan Newcastle bukan hanya sekadar kesalahan kecil, tetapi juga peringatan bagi Carrick. Jika mereka ingin mempertahankan posisi mereka di grup teratas dan mengejar ambisi jangka panjang, Setan Merah membutuhkan sistem taktik yang lebih stabil daripada eksperimen yang tidak efektif.