5 Poin Penting dari Kemenangan Newcastle 1-3 Man City: Paradoks Marmoush-Haaland
- thethao247.vn
Olret – Pertandingan putaran kelima Piala FA berakhir dengan kemenangan Manchester City atas Newcastle, disertai beberapa momen comeback yang menarik.
1. Paradoks Marmoush-Haaland
Haaland
- vnexpress.net
Kemenangan pagi ini sekali lagi menyoroti "paradoks taktik" di Manchester City: Omar Marmoush tampaknya selalu memberikan yang terbaik dan bermain jauh lebih baik setiap kali Erling Haaland absen.
Dengan manajer Pep Guardiola tidak memasukkan striker Norwegia itu dalam skuad pertandingan, penyerang Mesir itu memanfaatkan kesempatan untuk bersinar terang dengan mencetak dua gol cepat hanya dalam 18 menit di babak kedua.
Kebangkitan ini mengingatkan kita pada skenario ketika Marmoush mencetak dua gol melawan Newcastle di leg kedua semifinal Piala Carabao, juga saat Haaland absen.
Kedua penampilan ini sangat kontras dengan penampilan buruknya yang tumpang tindih dan pergantian pemain yang terlalu awal ketika ia berduet dengan rekan setimnya nomor 9 dalam pertandingan melawan Liverpool awal bulan lalu. Kombinasi kedua pemain menyerang ini tetap menjadi masalah yang belum ditemukan solusinya oleh manajer Pep Guardiola.
2. Dominasi Total
Angka-angka tidak bohong. Meskipun memulai dengan agak goyah, Man City dengan cepat memperketat formasi mereka dan membungkam lini tengah Newcastle.
Pada akhir 90 menit, tim asuhan Pep Guardiola menghasilkan metrik Expected Goals (xG) yang sangat besar yaitu 3,43, jauh melampaui angka tim tuan rumah yang hanya 1,14. Terus menyerang dan menciptakan banyak peluang berbahaya, juara bertahan ini sepenuhnya layak mengikuti jejak Liverpool, Arsenal, dan Chelsea ke perempat final.
3. Bukti Kedalaman Skuad
Man City
- vnexpress.net
Meskipun mencadangkan pemain kunci seperti Rodri, Gianluigi Donnarumma, dan Antoine Semenyo, "Cityzens" tetap menunjukkan kelas yang superior. Bahkan setelah kebobolan lebih awal oleh Harvey Barnes, para pemain rotasi Pep Guardiola masih mampu menunjukkan kemampuan mereka.
Gol penyama kedudukan Savinho pada menit ke-39, yang berawal dari terobosan Jeremy Doku di sayap kiri, membuktikan bahwa tim Stadion Etihad memiliki bangku cadangan berkualitas luar biasa, mampu mengalahkan lawan mana pun pada hari ketika mereka dalam performa terbaik.