Mengapa Gaji Naik Tapi Selalu Minus di Akhir Bulan?

Ilustrasi mengatur keuangan
Sumber :
  • Pexels/Yan Krukau

Utang untuk membeli barang yang nilainya terus menurun, seperti gadget baru atau kendaraan, adalah hal yang perlu dihindari. Utang produktif (untuk bisnis) pun memiliki risiko.

Satu Daerah Menyumbang Sepertiga dari Medali Emas Vietnam di SEA Games

4. Investasi untuk Melindungi Kekayaan Anda.

Investasi tidak hanya untuk menjadi kaya, tetapi juga untuk melindungi daya beli Anda dari inflasi. Kenali profil risiko Anda—apakah Anda seorang risk-averse (penghindar risiko) atau risk-taker (pengambil risiko)?

Wushu Vietnam Menyelesaikan Misinya di SEA Games ke-33: Keberanian dan Kejayaan

Risk-Averse: Cocok dengan instrumen stabil seperti reksa dana pasar uang, obligasi, atau emas. Target Anda adalah mengalahkan inflasi, bukan mengejar keuntungan besar.

Risk-Taker: Lebih berani dengan instrumen berisiko seperti saham, kripto, atau properti.

Pecah Rekor! Thailand Geser Posisi Vietnam di Sejarah SEA Games

5. Perbesar Pemasukan.

Jika biaya hidup Anda besar, cara terbaik adalah memperbesar pendapatan. Jangan hanya bergantung pada gaji (main income). Bangun juga passive income (dari bisnis autopilot) dan portfolio income (dari investasi) untuk mencapai kebebasan finansial yang lebih cepat.

Dengan memahami dan menerapkan langkah-langkah ini, Anda bisa mengendalikan keuangan dan memastikan kenaikan gaji benar-benar membawa Anda menuju kehidupan finansial yang lebih baik, bukan sebaliknya.