Bagaimana Mata Kering Memengaruhi Penglihatan?
- netlife.vn
Olret – Sindrom mata kering dapat menyebabkan banyak gejala yang secara langsung memengaruhi penglihatan, biasanya penglihatan kabur dan sensitivitas terhadap cahaya.
Sindrom mata kering terjadi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata untuk mempertahankan fungsi fisiologis normal atau ketika air mata menguap terlalu cepat. Air mata melumasi permukaan bola mata, melindungi mata dari debu dan benda asing, yang dapat menyebabkan infeksi atau kerusakan kornea. Jika tidak diobati, mata kering dapat meningkatkan risiko komplikasi.
Mata kering juga secara langsung memengaruhi fungsi penglihatan, paling sering menyebabkan penglihatan kabur dan sensitivitas terhadap cahaya.
Penglihatan Kabur
Penglihatan kabur adalah gejala umum pada penderita mata kering, terkadang disertai silau atau melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu pada malam hari. Kondisi ini berkaitan dengan kerusakan pada permukaan depan mata, terutama kornea.
Biasanya, lapisan air mata melapisi kornea secara merata, memastikan penglihatan yang jernih. Pada mata kering, lapisan air mata ini menjadi tidak stabil dan mudah menguap, menyebabkan penglihatan menjadi kabur hanya setelah berkedip.
Hal ini menyebabkan kelelahan mata dan kesulitan fokus. Jika berkepanjangan, mata kering kronis dapat menyebabkan penglihatan kabur sedang hingga parah.
Sensitivitas terhadap Cahaya
Ketika kornea tidak terlumasi dengan baik, mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, yang juga dikenal sebagai fotofobia. Kondisi ini mengiritasi permukaan bola mata dan meningkatkan sensitivitas saraf optik, sehingga cahaya yang masuk ke mata menjadi lebih tidak nyaman.
Tanda-tanda lain dari mata kering mungkin termasuk rasa terbakar atau gatal di sekitar mata, kemerahan, perasaan seperti ada pasir atau benda asing di mata, kesulitan mengemudi di malam hari, keluarnya air mata secara refleks karena iritasi, kelopak mata terasa berat, atau kesulitan membuka mata.
Untuk meredakan mata kering, Anda harus secara teratur menggunakan tetes mata pelumas sesuai resep dokter, mengompres area mata dengan air hangat selama 5-10 menit, dan menerapkan aturan 20-20-20 (setiap 20 menit, lihat sesuatu yang berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik).