4 Penyebab Umum Ejakulasi yang Menyakitkan
- freepik.com
Olret – Nyeri saat ejakulasi dapat disebabkan oleh banyak hal dan merupakan tanda masalah kesehatan serius pada pria yang memerlukan perawatan.
Ejakulasi yang menyakitkan, juga dikenal sebagai disfungsi orgasme atau ejakulasi yang menyakitkan, dapat berkisar dari ketidaknyamanan ringan hingga nyeri hebat selama atau setelah ejakulasi.
Rasa sakit dapat menjalar ke penis, skrotum, perineum, atau di sekitar anus. Nyeri saat ejakulasi memengaruhi kehidupan seks pria. Jadi, apa saja penyebab ejakulasi yang menyakitkan?
Empat penyebab umum ejakulasi yang menyakitkan.
Pria yang Mengalami Ejakulasi Dini
- freepik.com
1. Penyebab yang berkaitan dengan peradangan
Ini adalah penyebab utama nyeri tajam atau terbakar dan merupakan penyebab paling umum.
Prostatitis: Ini adalah penyebab paling umum. Kelenjar prostat yang meradang menekan uretra, menyebabkan nyeri saat otot panggul berkontraksi selama ejakulasi.
Vesikulitis sementum: Vesikula seminalis adalah tempat penyimpanan air mani. Jika terinfeksi, ejakulasi akan menyebabkan nyeri hebat di area panggul.
Infeksi saluran kemih: Sistitis atau uretritis menyebabkan seluruh saluran mani menjadi sensitif dan nyeri saat air mani melewatinya.
Infeksi seksual: Penyakit seperti gonore dan klamidia menyebabkan peradangan dan ulserasi selaput lendir saluran tersebut, yang mengakibatkan sensasi terbakar seperti tertusuk jarum.
2. Penyebab yang berkaitan dengan kondisi struktural dan patologis.
Obstruksi atau kelainan bentuk pada alat kelamin juga dapat menyebabkan nyeri ini:
Batu prostat: Batu kecil yang terbentuk di kelenjar prostat dapat menyebabkan obstruksi dan nyeri saat saluran tersebut berkontraksi.
Obstruksi vaskular: Obstruksi (akibat infeksi lama atau kondisi bawaan) mencegah air mani keluar dengan mudah, menciptakan tekanan dan menyebabkan nyeri.
Striktur uretra: Penyempitan saluran kemih membuat sulit untuk mengeluarkan air mani dan menyebabkan nyeri di sepanjang batang penis.
3. Penyebab yang berkaitan dengan intervensi medis dan pengobatan
Efek samping obat: Beberapa antidepresan atau obat untuk hiperplasia prostat jinak (BPH) dapat menyebabkan disfungsi ejakulasi atau nyeri.
Komplikasi pembedahan: Pembedahan panggul, pembedahan hernia inguinalis, atau pengobatan kanker prostat dapat merusak saraf atau menciptakan jaringan parut yang menyebabkan nyeri.
4. Penyebab lainnya
Masalah psikologis: Stres dan kecemasan yang berkepanjangan dapat menyebabkan kontraksi otot dasar panggul yang berlebihan (spasme otot dasar panggul kronis), yang menyebabkan nyeri saat orgasme.
Frekuensi aktivitas seksual: Berhubungan seks atau masturbasi terlalu sering dalam waktu singkat dapat membebani dan meregangkan otot dan saluran, menyebabkan nyeri.
Kapan Anda harus menemui dokter?
Cara Mengatasi Ejakulasi Dini
- freepik.com
Pria harus membuat janji temu dengan spesialis jika mengalami ejakulasi yang menyakitkan disertai gejala-gejala berikut:
- Darah dalam air mani atau urin.
- Demam atau menggigil.
- Nyeri yang berlangsung lebih dari 24 jam setelah ejakulasi.
Spesialis mungkin hanya memerlukan pemeriksaan fisik dan beberapa tes kecil untuk menemukan akar penyebab masalah tersebut.
Tes Rutin untuk Diagnosis Akurat Ejakulasi yang Menyakitkan
Untuk mendiagnosis penyebab ejakulasi yang menyakitkan secara akurat, ahli urologi biasanya menggabungkan pemeriksaan klinis dengan serangkaian tes paraklinis. Ini membantu menyingkirkan kondisi serius dan mengidentifikasi sumber infeksi atau kelainan struktural.
Berikut adalah daftar tes rutin yang paling umum:
Tes Urine
Ini adalah tes paling dasar untuk memeriksa keberadaan bakteri atau sel darah putih di saluran kemih.
Tujuan: Untuk mendeteksi infeksi saluran kemih atau uretritis.
Prosedur: Sampel urine tengah diambil untuk pengujian mikrobiologis.
Analisis semen
Dokter tidak hanya memeriksa kualitas sperma tetapi juga mencari tanda-tanda infeksi langsung di dalam semen.
Tujuan: Untuk menemukan bakteri, jamur, atau keberadaan sel nanah (sel darah putih) di vesikula seminalis dan vas deferens.
Kultur semen: Membantu mengidentifikasi secara akurat jenis bakteri penyebab infeksi sehingga antibiotik yang tepat dapat diresepkan.
Ultrasonografi
Ini adalah alat diagnostik pencitraan terpenting untuk mengamati struktur internal.
Ultrasonografi saluran kemih dan genital: Memeriksa kandung kemih, ginjal, dan testis.
Ultrasonografi transrektal: Ini adalah metode yang lebih mendalam untuk pengamatan detail prostat dan vesikula seminalis. Ini membantu mendeteksi batu prostat, abses, atau dilatasi vesikula seminalis.