“Idol I” Episode 4: Kembali Jadi Sorotan Publik, Kim Jaeyoung Dapat Dukungan Penuh dari Choi Sooyoung

Cuplikan episode 4 Idol I
Sumber :
  • Instagram/genietv.official

Olret – Di episode sebelumnya, kedekatan Maeng Se Na (Choi Sooyoung) dan Do Ra Ik (Kim Jaeyoung) mulai terlihat. Ikatan emosional keduanya tampak seperti bukan antara pengacara dan klien, melainkan lebih dari hubungan professional pada umumnya. 

Jihad, Bughat, dan Loyalitas terhadap Negara: Menakar Ketaatan, Kritik, dan Pemberontakan dalam Perspektif Hukum Islam

Bagi Maeng Se Na, Do Ra Ik adalah satu-satunya penyelamat dan harapan hidup di tengah kehidupan yang terasa seperti neraka. Walaupun kebingungan menyelimuti perasaannya kala melihat sisi lain dari Do Ra Ik yang tak pernah ia lihat sebelumnya, Maeng Se Na memilih untuk memercayai Do Ra Ik sepenuhnya. 

Antisipasi penonton semakin naik di episode 4 ketika Maeng Se Na memilih untuk percaya pada Do Ra Ik bahkan setelah Do Ra Ik diisolasi sebagai tersangka pembunuhan. Sebagai pengacara dan klien yang terikat oleh takdir, mereka bertekad untuk membuktikan keadilan dan menegakkan hukum. Dengan demikian, Maeng Se Na tak hanya menyelamatkan hidup Do Ra Ik, tetapi juga mengungkap dalang di balik pembunuhan Kang Wooseong. 

AHOF Sukses Gelar Fancon Pertama Bertajuk “AHOFOHA : All time Heartfelt Only", Penggemar: Emosional dan Mengesankan!

Cuplikan episode 4 Idol I

Photo :
  • Instagram/genietv.official

Adegan semakin menegangkan ketika perubahan besar terjadi dalam hidup Maeng Se Na dan Do Ra Ik. Ekspresi tegang Maeng Se Na saat menjawab telepon langsung menandakan masalah. Seseorang mengabarkan padanya bahwa Do Ra Ik selaku kliennya tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak. 

Episode 3 “Idol I”: Choi Sooyoung Menyaksikan Reuni Menegangkan Antara Kim Jaeyoung dan Mantan Kekasihnya, Choi Heejin

Di sisi lain, adegan memperlihatkan keadaan Do Ra Ik yang semakin rapuh dan memprihatinkan. Tatapan matanya terlihat dingin dan tajam hingga seolah-olah dapat menembus relung hati penonton. Citra buruk soal “Sosok yang kehadirannya tak diharapkan ” membuat Do Ra Ik merasakan dirinya jadi orang buangan yang kehilangan arah dan tujuan hidup. 

Ketika datang ke pemakaman Kang Wooseong, Do Ra Ik yang tidak memiliki siapapun yang menaruh percaya padanya mulai ketakutan. Namun, ia kembali menemukan kekuatan berkat kata-kata tulus Maeng Se Na. Saat Do Ra Ik berusaha keras menekan kesedihan mendalam yang menyakitkan di relung hatinya, ia tetap memberikan penghormatan tulus pada mendiang Kang Wooseong yang telah membersamainya melewati kerasnya kehidupan duniawi. Perubahan halus tapi penuh makna ini sampai ke penonton melalui tatapan matanya yang kosong dan tampak memerah. 

Halaman Selanjutnya
img_title